Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.875 views

Garam di Negara Maritim Tak Lagi Asin

 

Oleh:

Hetik Yuliati, S.Pd

Aktivis Dakwah, Pengajar

 

PEMERINTAH akan membuka kembali kran impor garam industri sebanyak 2,92 juta ton pada tahun 2020. Bahkan, naik 6% dari tahun sebelumnya sebanyak 2,75 juta ton. Impor garam ini menjadi perhatian, lantaran kualitas garam lokal dianggap masih belum sesuai dengan spesifikasi kebutuhan industri, NaCl di atas 97%. Garam rakyat yang diproduksi di Indonesia hanya memiliki kandungan NaCl sebesar 81%-96%. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang menilai impor garam terpaksa dilakukan demi menjaga keberlangsungan industri dalam negeri. (CNBC Indonesia, 15/01/2020)

Kebijakan membuka kran impor garam dalam jumlah yang besar oleh pemerintah, memberikan dampak yang sangat merugikan bagi petani garam. Harga jual garam di berbagai wilayah di Indonesia mengalami penurunan sangat drastis dari Rp 1.000 - 2.000 per kilogram menjadi Rp 400 per kilogram. Anjloknya harga garam ini dikarenakan adanya impor dan mengakibatkan berlimpahnya jumlah garam dalam negri sehingga garam lokal tergerus dan kalah dalam bersaing dengan garam impor. Akibatnya petani garam pun mengalami kerugian akibat sulit memasarkan garam tersebut.

Sebenarnya masalah kurangnya garam yang sesuai dengan spesifikasi kebutuhan industri di Indonesia bisa diatasi tanpa harus impor:

Pertama, pemerintah memberikan fasilitas yang memadai untuk para petani garam agar bisa memproduksi garam unggul yang sesuai dengan spesifikasi kebutuhan industri.

Kedua, pemerintah memberikan penyuluhan dan pendidikan, serta peralatan-peralatan canggih untuk menjadikan petani garam di Indonesia mampu bersaing dengan petani garam di luar negeri.

Ketiga, negara seharusnya dapat menjamin harga garam sekaligus mendorong upaya pembenahan tata kelola garam di Indonesia.

Keempat, memberikan kemudahan dalam pendistribusian hasil produki garam lokal dan mengurangi atau menghentikan impor garam untuk memaksimalkan penyerapan garam lokal di dalam negeri.

Kelima, pemerintah seharusnya menghapus kebijakan impor garam. Indonesia adalah negara maritim yang sangat kaya akan garam. Aneh rasanya jika negara yang dikelilingi lautan, masih mengimpor garam dari negara lain.Jika impor komoditi garam ini terus dilakukan pemerintah, tidak menutup kemungkinan mengakibatkan banyaknya petani garam di Indonesia gulung tikar.

Dengan menghapus kebijakan impor garam, maka pendistribusian garam di Indonesia bisa optimal, bahkan negara Indonesia dapat mengimpor garam ke luar negeri dengan kualitas bersaing (karena bantuan peralatan dan pendidikan untuk para petani garam). Kedepan, Indonesia akan mampu menjadi negara pengekspor garam terbesar di dunia dengan penghasilan devisa yang besar pula, karena Indonesia adalah negara kepulauan dan berada di katulistiwa yang merupakan daerah yang strategis dalam memproduksi garam.

Indonesia saat ini menganut sistem ekonomi liberal yang bertujuan mencari keuntungan. Politik perdagangan luar negeri, bagi negara kapitalis liberal, bertujuan untuk mendapatkan manfaat atau keuntungan. Perdagangan luar negeri (foreign trade) dalam negara kapital, bertujuan untuk meningkatkan dan mendapatkan pendapatan bea cukai yang besar. Jadi adanya impor garam ini, bisa saja dilakukan untuk meraih keuntungan bagi para pengimpor garam ataupun mereka yang sedang berkepentingan.

Berbeda dengan islam. Di dalam Islam, perdagangan luar negeri merupakan salah satu bentuk hubungan antarnegara, bangsa dan umat. Hubungan-hubungan ini semuanya harus tunduk kepada syariah melalui kekuasaan negara sehingga negaralah yang harus mengatur dan mengarahkan perdagangan tersebut secara langsung, baik perdagangan tersebut merupakan hubungan antara individu, hubungan ekonomi, maupun perdagangan. Negara dengan pemerintahan Islam akan melarang dikeluarkannya beberapa komoditi, dan membolehkan beberapa komoditi yang lain serta akan campur tangan terhadap pelaku bisnis kafir harbi dan muahid.

Inflasi yang terus meningkat di Indonesia saat ini, hutang yang terus menggunung beserta ribanya, perekonomian yang lesu, koruptor yang mewabah, kemiskinan yang meningkat, kejahatan yang merajalela dan berbagai permasalahan pelik negri ini harusnya menjadikan pemerintah berbenah diri dan berusaha memperbaiki kinerja agar negara bisa bangkit kembali. Politik liberal terbukti tidak mampu mewujudkan kesejahteraan, sudah saatnya ditanggalkan. Mengembalikan permasalahan kepada islam, bisa menjadi solusi jitu mengatasi segala permasalahan kompleks negri ini. Wallohu A’lam bisshowab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Latest News
Ahok Rebranding

Ahok Rebranding

Selasa, 18 Feb 2020 01:57

Inilah Isu-isu Penting yang Akan Dibahas di Munas Tarjih ke-31

Inilah Isu-isu Penting yang Akan Dibahas di Munas Tarjih ke-31

Selasa, 18 Feb 2020 00:56

Mantap! Kampus Muhammadiyah Luncurkan Digital Forensik Pertama di Indonesia

Mantap! Kampus Muhammadiyah Luncurkan Digital Forensik Pertama di Indonesia

Senin, 17 Feb 2020 23:49

Hape-krasi

Hape-krasi

Senin, 17 Feb 2020 22:27

MAN 2 Kota Malang Juara Olimpiade Fisika Eureka ITB tingkat Nasio

MAN 2 Kota Malang Juara Olimpiade Fisika Eureka ITB tingkat Nasio

Senin, 17 Feb 2020 22:23

Saat Syaikh Reda dari Gaza Palestina Ungkap Kekejaman Zionis Israel

Saat Syaikh Reda dari Gaza Palestina Ungkap Kekejaman Zionis Israel

Senin, 17 Feb 2020 22:08

IPPi Masa Jihad 2020-2022 Ingin Wujudkan Kader Militan yang Cerdas dan Berakhlakul Karimah

IPPi Masa Jihad 2020-2022 Ingin Wujudkan Kader Militan yang Cerdas dan Berakhlakul Karimah

Senin, 17 Feb 2020 22:03

Realisasi Kerukunan Beragama dalam Sistem Demokrasi, Berhasilkah?

Realisasi Kerukunan Beragama dalam Sistem Demokrasi, Berhasilkah?

Senin, 17 Feb 2020 21:15

Legislator PKS: Ekonomi Stagnan 5,02 Persen, Waspadai Ketergantungan dengan China

Legislator PKS: Ekonomi Stagnan 5,02 Persen, Waspadai Ketergantungan dengan China

Senin, 17 Feb 2020 21:01

Februari Bulan Cinta, atau Kebebasan Seks atas Nama Kasih Sayang?

Februari Bulan Cinta, atau Kebebasan Seks atas Nama Kasih Sayang?

Senin, 17 Feb 2020 20:58

Perdana Menteri Imran Khan Sebut Pakistan Tidak Lagi Jadi Surga Aman Bagi Jihadis

Perdana Menteri Imran Khan Sebut Pakistan Tidak Lagi Jadi Surga Aman Bagi Jihadis

Senin, 17 Feb 2020 20:15

Gerakan Menutup Aurat 2020 Diselenggarakan di Jakarta

Gerakan Menutup Aurat 2020 Diselenggarakan di Jakarta

Senin, 17 Feb 2020 20:06

AS Ancam Putus Pembagian Data Intelijen Pada Negara yang Menggunakan Teknologi Huawei Cina

AS Ancam Putus Pembagian Data Intelijen Pada Negara yang Menggunakan Teknologi Huawei Cina

Senin, 17 Feb 2020 20:00

Taliban Tewaskan 5 Tentara Afghanistan dalam Serangan di Pangkalan Militer Shora Khak Kunduz

Taliban Tewaskan 5 Tentara Afghanistan dalam Serangan di Pangkalan Militer Shora Khak Kunduz

Senin, 17 Feb 2020 19:45

Rezim Teroris Assad Rebut Kembali Sebagian Besar Aleppo Menjelang Pembicaraan Rusia-Turki

Rezim Teroris Assad Rebut Kembali Sebagian Besar Aleppo Menjelang Pembicaraan Rusia-Turki

Senin, 17 Feb 2020 19:30

Cina Laporkan Meningkatnya Kasus Virus Baru Saat Jumlah Kematian Mendekati 1.800

Cina Laporkan Meningkatnya Kasus Virus Baru Saat Jumlah Kematian Mendekati 1.800

Senin, 17 Feb 2020 19:15

KH Tengku Zulkarnain: Masak Zaman Teknologi 5.0, Masih Ada Orang Besar Percaya Klenik

KH Tengku Zulkarnain: Masak Zaman Teknologi 5.0, Masih Ada Orang Besar Percaya Klenik

Senin, 17 Feb 2020 18:26

Jokowi Dilarang ke Kediri Karena Mitos Akan Lengser, Demokrat Bandingkan dengan SBY

Jokowi Dilarang ke Kediri Karena Mitos Akan Lengser, Demokrat Bandingkan dengan SBY

Senin, 17 Feb 2020 17:54

Elemen Pers Tolak Campur Tangan Pemerintah Lewat Omnibus Law

Elemen Pers Tolak Campur Tangan Pemerintah Lewat Omnibus Law

Senin, 17 Feb 2020 17:15

Harga Gula Menggila, Komisi IV DPR: Ini Permainan Mafia

Harga Gula Menggila, Komisi IV DPR: Ini Permainan Mafia

Senin, 17 Feb 2020 16:19


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X