Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.014 views

Fatwa MUI Bukan Hukum Positif?

SIAPA yang tak kenal MUI (Majelis Ulama Indonesia), lembaga independen yang mewadahi para ulama untuk membimbing ummat Islam yang ada di Indonesia. Ulama sendiri ialah pewaris Nabi yang sudah seharusnya lantang mensyiarkan syariah (hukum Islam) dalam menghadapi segala problematika permasalahan yang muncul ditengah-tengah masyarakat.

Sejalan dengan fungsi ulama tersebut, MUI Jawa Timur megimbau ummat Islam khususnya para pejabat publik muslim untuk tidak lagi mengucapkan salam pembuka dari agama lain saat membuka acara resmi. MUI Jatim menyatakan bahwa mengucapkan salam pembuka dari semua agama yang dilakukan oleh ummat Islam itu adalah perbuatan baru yang merupakan bid’ah, mengandung nilai syubhat dan sudah sepatutnya dihindari oleh ummat Islam. Imbauan ini terdapat dalam surat edaran MUI Jatim No. 110/MUI/JTM/2019 yang ditandatangani oleh Ketua MUI Jatim KH. Abdusshomad Buchori dan Sekretaris Umum Ainul Yaqin.

Secara tegas, Ketua MUI Jatim menjelaskan bahwa dalam Islam, salam merupakan do’a, dan do’a adalah bagian yang tidak terpisahkan dari ibadah. “Sehingga kalau saya menyebut Assalamualaykum itu do,a semoga Allah SWT. memberi keselamatan kepada kamu sekalian dan itu salam umat Islam. Begitu pula pada agama lain,penyebutan salam di agama Hindu, Kristen, Buddha serta agama lainnya memiliki arti tersendiri dan merupakan do’a kepada Tuhannya masing-masing.” ujar Ketua MUI Jatim.

Kemudian imbauan ini didukung oleh MUI Pusat, Sekjen MUI Anwar Abbas menjelaskan bahwa dalam Islam setiap do’a terdapat dimensi teologis dan ibadah. Dan ummat Islam hanya diperbolehkan berdo’a dan meminta pertolongan kepada Allah semata. Apalagi UUD 1945 pasal 29 telah menjamin kita untuk beribadah dan berdo’a sesuai dengan agama dan kepercayaan yang kita anut. Alasan apalagi yang bisa menyanggah imbauan MUI Jatim ini?

 

Toleransi atau Sekulerisme?

Dikeluarkannya surat edaran MUI Jatim berkenaan dengan salam pembuka lintas agama ini pastilah menimbulkah pro kontra di ruang publik. Salah satu alasan yang populer dilontarkan untuk membantah imbauan semisal ini ialah berkenaan dengan “toleransi” dan menghargai perbedaan. Sehingga berkenaan dengan imbauan ini, Ketua MUI Jatim juga menegaskan tidak setuju apabila pengucapan salam seluruh agama sekaligus itu disebut sebagai bentuk toleransi dan upaya menghargai perbedaan. "Kaitannya dengan toleransi, kita setuju dalam perbedaan, saling menghormati, menghargai. Bukan berarti kalau orang salam nyebut semua itu wujud kerukunan. Itu perusak kepada ajaran agama tertentu," ujarnya.

Sikap kritis dan berani yang ditunjukkan oleh MUI Jatim ini patut kita apresiasi. Sebenarnya tidak hanya dalam kasus seperti ini saja, namun seluruh fatwa ulama (dalam hal ini yang dikeluarkan oleh MUI) harus kita patuhi selama fatwa-fatwa tersebut memang lahir dari aturan Islam (Syariah – bagaimana Islam memandang).

Maka sangat mengherankan apabila masih ada orang Islam yang acuh terhadap fatwa yang dikeluarkan ulama dengan anggapan bahwa fatwa tersebut bukanlah hukum positif yang bisa mengikat seluruh masyarakat. Dan mereka dengan sesuka hati tetap menjalankan apa yang menurut mereka benar selama hukum positif tidak melarangnya, yang kemudian dipercantik dengan embel-embel toleransi tadi. Seolah-olah mereka menempatkan bahwa landasan hukum positif atau hukum negara itu lebih kuat dibanding dengan fatwa ulama (yang dasarnya diambil dari hukum Islam). Mereka menganggap bahwa persoalan yang diimbau oleh ulama itu adalah pilihan individu masing-masing. Hal ini benar-benar bisa terjadi dan kita rasakan sendiri ketika kita berada di tengah-tengah masyarakat yang sekuler.

 

Berislam Masalah Individu?

Begitu sedih rasanya merasa terasing di negeri berpenduduk mayoritas muslim. Ketika kita memahami bahwa Islam adalah agama sekaligus mabda yang mengatur seluruh aspek kehidupan. Dan sebagai muslim yang beriman kita ingin taat sepenuhnya terhadap Islam. Namun disisi lain, orang muslimnya sendiri yang saat ini menganggap dan membiarkan Islam hanya bisa hadir di ranah individu semata. Disamping itu, mereka lebih takut melanggar hukum negara sekuler daripada melanggar hukum Allah? Subhanallaah..

Ingatlah firman Allah Al-Khaliq Al-Mudabbir dalam beberapa ayat Al-Qur’an:

  • “Menetapkan hukum itu hanyalah hak Allah. Dia menerangkan yang sebenarnya dan Dia pemberi keputusan yang paling baik.” (QS. Al-An’am: 57)

  • “Maka demi Rabbmu, mereka (pada hakikatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa keberatan dalam hati mereka terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya.” (QS. An-Nisa’: 65)

  • “Dan hendaklah kamu memutuskan perkara diantara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka. Dan berhati-hatilah kamu terhadap mereka, supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu.” (QS. Al-Maidah: 49)

  • “Apakah hukum jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin?” (QS. Al-Maidah: 50).

Apalagi yang bisa membuat kita ragu untuk mengimani seluruh hukum Pencipta kita? Semoga kita senantiasa di-istiqamahkan oleh Allah menjadi bagian pejuang agama Allah sampai Islam kembali berjaya, hukum-hukumnya diterapkan di segala aspek kehidupan, kemudian kita bisa rasakan kembali Islam yang rahmatan lil ‘alamin. Aamiin.Wallahu’alam bish-shawwab.*

Lia Yunita Amalia

Koordinator Komunitas Muslimah Syantik, Bandung

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Berbagai ikhtiar dilakukan pasangan Eddy Saputra dan istrinya untuk mengatasi beratnya himpitan ekonomi, tapi selalu menemui jalan buntu. Bantuan justru datang dari orang yang membahayakan akidah:...

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan kelainan usus, Ulwan harus menghabiskan masa kanak-kanak dengan rintih tangis hingga 4 tahun. Butuh biaya operasi, sang ibu hanya penjual kerupuk....

Latest News
Pembukaan Lahan Rumput Laut Untuk Memandirikan Mahasiswa ADI Kupang

Pembukaan Lahan Rumput Laut Untuk Memandirikan Mahasiswa ADI Kupang

Senin, 20 Jan 2020 00:38

Kisah Cinta Pangeran Harry dan Megan, Happily Ever After?

Kisah Cinta Pangeran Harry dan Megan, Happily Ever After?

Ahad, 19 Jan 2020 21:33

Sektor Pariwisata di Iran Semakin Terpukul Menyusul Jatuhnya Pesawat Ukiraina

Sektor Pariwisata di Iran Semakin Terpukul Menyusul Jatuhnya Pesawat Ukiraina

Ahad, 19 Jan 2020 21:30

Ningsih Tinampi, Ajaran Sesat yang Berkembang Pesat

Ningsih Tinampi, Ajaran Sesat yang Berkembang Pesat

Ahad, 19 Jan 2020 21:19

Parlemen Yordania Lakukan Pemungutan Suara untuk Melarang Impor Gas dari Israel

Parlemen Yordania Lakukan Pemungutan Suara untuk Melarang Impor Gas dari Israel

Ahad, 19 Jan 2020 21:01

Iran 'Tidak Miliki Rencana' Kirim Kotak Hitam Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh ke Kiev

Iran 'Tidak Miliki Rencana' Kirim Kotak Hitam Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh ke Kiev

Ahad, 19 Jan 2020 20:19

Pengunjuk Rasa Irak Bakar Markas Milisi Syi'ah Hizbulata di Najaf

Pengunjuk Rasa Irak Bakar Markas Milisi Syi'ah Hizbulata di Najaf

Ahad, 19 Jan 2020 19:39

Remaja Mesjid Baiturrahmah Banda Aceh Gelar Aneka Lomba Islami

Remaja Mesjid Baiturrahmah Banda Aceh Gelar Aneka Lomba Islami

Ahad, 19 Jan 2020 17:24

Fakta Liputan 'Predator Seksual Setan' Reynhard Sinaga

Fakta Liputan 'Predator Seksual Setan' Reynhard Sinaga

Ahad, 19 Jan 2020 16:25

Si Melon yang Mencekik

Si Melon yang Mencekik

Ahad, 19 Jan 2020 15:17

Jilbab Ga wajib? Fix, Anda Liberal!

Jilbab Ga wajib? Fix, Anda Liberal!

Ahad, 19 Jan 2020 15:02

Tepuk Radikal

Tepuk Radikal

Ahad, 19 Jan 2020 14:56

Diklat Ummat TV Selenggarakan Pelatihan Videografer Dakwah

Diklat Ummat TV Selenggarakan Pelatihan Videografer Dakwah

Ahad, 19 Jan 2020 13:51

Pemimpin Oposisi Yunani Samakan Haftar dengan Penjahat Perang Bosnia Radovan Karadzic

Pemimpin Oposisi Yunani Samakan Haftar dengan Penjahat Perang Bosnia Radovan Karadzic

Ahad, 19 Jan 2020 10:25

Jepang Lebih Islami daripada Muslim Sendiri, Benarkah?

Jepang Lebih Islami daripada Muslim Sendiri, Benarkah?

Sabtu, 18 Jan 2020 23:34

Saat Suami Lemah Urusan Nafkah, Haruskah Istri Bersabar?

Saat Suami Lemah Urusan Nafkah, Haruskah Istri Bersabar?

Sabtu, 18 Jan 2020 23:04

Sri Lanka Cabut Larangan Penggunaan Drone yang Diberlakukan Setelah Serangan Bom Paskah

Sri Lanka Cabut Larangan Penggunaan Drone yang Diberlakukan Setelah Serangan Bom Paskah

Sabtu, 18 Jan 2020 20:30

Trump Peringatkan Pemimpin Tertinggi Syi'ah Iran Ali Kamenei untuk 'Hati-hati' Berbicara

Trump Peringatkan Pemimpin Tertinggi Syi'ah Iran Ali Kamenei untuk 'Hati-hati' Berbicara

Sabtu, 18 Jan 2020 19:43

Angkat Tema Pendidikan, FGD Pra KUII ke-7 Soroti Dikotomi Ilmu Agama dan Non-Agama

Angkat Tema Pendidikan, FGD Pra KUII ke-7 Soroti Dikotomi Ilmu Agama dan Non-Agama

Sabtu, 18 Jan 2020 19:11

Predator Seksual Buah Akidah Sekuler-Liberal

Predator Seksual Buah Akidah Sekuler-Liberal

Sabtu, 18 Jan 2020 18:57


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Jum'at, 17/01/2020 07:18

PDIP Melecehkan KPK dan Hukum