Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.895 views

Bukan Periode Menikmati

Oleh: M Rizal Fadillah (Pemerhati Politik)

Pelantikan telah usai, sumringah wajah Presiden dan Wakil Presiden. Berhasil melewati masa berat kompetisi dan dinamikanya. Seperti biasanya mendapat ucapan selamat sana sini.

Mungkin ada cipika cipiki segala. Undangan dari berbagai kalangan, dalam dan luar negeri tak terkecuali Wapres Cina yang menunaikan apa yang dijanjikan petinggi Partai Komunis Cina yang pernah datang berkunjung menemui Presiden dan pimpinan partai, termasuk Gerindra.

Ada kawan yang pada saat pelantikan menjadi anggota parlemen menyatakan "saatnya menikmati hasil perjuangan". Nah ia beranggapan fase perjuangan itu adalah kompetisi berat untuk mendapatkan kursi. Setelah sukses hingga pelantikan ia seperti melepas kepenatan dan memandang saatnya untuk menikmati hasil.

Lupa bahwa kursi yang diduduki adalah amanah, kepercayaan, serta titipan pemilih untuk serius memperjuangan kepentingan yang diamanatkan. Pelantikan adalah saat memulai langkah kaki di arena perjuangan. Bukan waktunya untuk memulai menikmati.

Presiden Jokowi yang untuk kedua kali menjabat semestinya lebih faham. Begitu juga dengan Kyai Ma'ruf harus lebih faham lagi karena berbekal segudang dalil baik Al Qur'an, Hadits, maupun "qaul" Ulama. Pelantikan adalah momen untuk memulai.

Ucapan selamat adalah selamat memulai. Jika dimaknai menikmati, maka dijamin tidak selamat hingga akhir. Apalagi saat pertanggungjawaban kehidupan nanti. Celaka dan penyesalan yang dipastikan akan terjadi.

Merujuk firman-Nya maka keselamatan (salaamun 'alaihi) harus tiga fase , yaitu "yauma wulida" saat dilahirkan (dilantik), "yauma yamuutu" saat dimatikan (akhir jabatan) dan "yauma yub'atsu hayya" saat pertanggungjawaban akhir (akherat).

Jika berpuas diri pada ucapan selamat saat ini saja, maka bersiaplah mengakhiri dengan buruk dan diakherat nanti menerima pembalasan pedih dari Ilahi.

Dengan gencarnya menarik investasi asing, kran impor yang dibuka lebar, pelumpuhan KPK, serta memperkuat represivitas pada lawan politik, maka patut diduga fase kedua jabatan ini adalah fase menikmati. Pidato Jokowi saat pelantikan tidak memberi harapan menyenangkan dan menenangkan rakyat pada aspek ideologis. Tak ada kekhawatiran pada kapitalisme-liberalisme dan penyusupan komunisme.

Lalu ketidakjelasan arah dan kebijakan demokratisasi. Sejauh mana aspirasi rakyat dihargai yang gelisah dengan sikap otoritarian, oligarkhis, dan tindakan represif termasuk kriminalisasi.

Demikian juga aspek relijiusitas dimana umat beragama, khususnya umat Islam, semakin samar diposisikan. Terasa terus terzalimi. Korban semburan fitnah terpapar radikalisme dan intoleransi.

Sekedar berpidato tentang infrastruktur, pengembangan ekonomi, birokrasi dan regulasi investasi, serta "mimpi" peningkatan pendapatan tahun 2045, jelas semata bertumpu pada lingkup materi. Risikonya 5 tahun ke depan Pemerintahan Jokowi akan tetap berhadapan dengan kekuatan anti materialisme, anti sekularisme, pembebasan penindasan umat beragama, serta perlawanan dari kelompok pro demokrasi termasuk mahasiswa dan lingkungan akademis. Jokowi dinilai memang tidak memberi harapan dan jawaban.

Ketika 5 tahun ke belakang dipidatokan sebagai proses yang dijalankan dan janji pada 5 tahun ke depan akan bergeser pada orientasi hasil, maka hal ini semoga bukan dimaknai oleh Jokowi dan lingkarannya bahwa 5 tahun ke depan adalah periode fase menikmati. Substansi untuk itu bisa korupsi, manipulasi, atau memperbesar hutang luar negeri.

Kita sudah muak dan mual pada basa basi pidato yang tidak bernurani. Pidato yang kering dan bebas nilai. Untung saja kita pun masih memaklumi bahwa pidato itu memang dibuat bukan oleh Jokowi.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Latest News
Empat Mitos Sertifikasi Halal

Empat Mitos Sertifikasi Halal

Jum'at, 22 Nov 2019 22:44

AS Izinkan Microsoft Jual Perangkat Lunak ke Huaewei

AS Izinkan Microsoft Jual Perangkat Lunak ke Huaewei

Jum'at, 22 Nov 2019 22:40

Ilmuan Amerika: 27 Juta Umat Muslim Tewas Akibat Perang Melawan Teror AS

Ilmuan Amerika: 27 Juta Umat Muslim Tewas Akibat Perang Melawan Teror AS

Jum'at, 22 Nov 2019 22:20

Inggris Akan Pulangkan Anak Yatim Piatu Pejuang Islamic State dari Suriah

Inggris Akan Pulangkan Anak Yatim Piatu Pejuang Islamic State dari Suriah

Jum'at, 22 Nov 2019 22:00

Hidup dengan Islam, Hidup Sesuai Fitrah

Hidup dengan Islam, Hidup Sesuai Fitrah

Jum'at, 22 Nov 2019 21:31

AS Konfirmasi 2 Sandera Barat yang Dibebaskan Taliban Tiba di Jerman

AS Konfirmasi 2 Sandera Barat yang Dibebaskan Taliban Tiba di Jerman

Jum'at, 22 Nov 2019 21:30

STAI Tgk Chik Pante Kulu Gelar International Guest Lecture

STAI Tgk Chik Pante Kulu Gelar International Guest Lecture

Jum'at, 22 Nov 2019 20:12

Soal Format Pilkada, Fahira Idris Tawarkan Uji Publik Calon Kepala Daerah

Soal Format Pilkada, Fahira Idris Tawarkan Uji Publik Calon Kepala Daerah

Jum'at, 22 Nov 2019 19:19

Mardani Dukung Wapres Fokus Kembangkan Perekonomian dan Keuangan Syariah Nasional

Mardani Dukung Wapres Fokus Kembangkan Perekonomian dan Keuangan Syariah Nasional

Jum'at, 22 Nov 2019 17:06

Isu Radikalisme: Upaya Memecah Belah Anak Bangsa?

Isu Radikalisme: Upaya Memecah Belah Anak Bangsa?

Jum'at, 22 Nov 2019 13:31

Suara untuk Anak-anak Gaza

Suara untuk Anak-anak Gaza

Jum'at, 22 Nov 2019 12:18

Jokowi Diusulkan Tiga Periode, Pengamat: Nanti Dikasih Tiga Minta Empat Terus Seumur Hidup

Jokowi Diusulkan Tiga Periode, Pengamat: Nanti Dikasih Tiga Minta Empat Terus Seumur Hidup

Jum'at, 22 Nov 2019 11:25

Empat Hari Pasca Musywil, PW Persis DKI Jakarta Masa Jihad 2019-2023  Dilantik

Empat Hari Pasca Musywil, PW Persis DKI Jakarta Masa Jihad 2019-2023 Dilantik

Jum'at, 22 Nov 2019 10:42

Kalau Ahok Kangen Bentak-bentak, Kerja di Swasta Saja

Kalau Ahok Kangen Bentak-bentak, Kerja di Swasta Saja

Jum'at, 22 Nov 2019 08:45

Ahok Bakal Jadi Bos BUMN, KH Tengku Zulkarnain: Driver Ojol Saja Wajib Punya SKCK

Ahok Bakal Jadi Bos BUMN, KH Tengku Zulkarnain: Driver Ojol Saja Wajib Punya SKCK

Jum'at, 22 Nov 2019 07:30

Adhie Massardi: Jika Pertamina Banyak Mafianya Kenapa Bukan Kirim Polisi?

Adhie Massardi: Jika Pertamina Banyak Mafianya Kenapa Bukan Kirim Polisi?

Jum'at, 22 Nov 2019 06:17

Jika Polisi Tak Proses Hukum, Kasus Sukmawati akan Digaungkan pada Reuni Akbar 212

Jika Polisi Tak Proses Hukum, Kasus Sukmawati akan Digaungkan pada Reuni Akbar 212

Kamis, 21 Nov 2019 22:08

Rindu untuk Gaza

Rindu untuk Gaza

Kamis, 21 Nov 2019 22:07

Saat Presiden Marah Soal Impor Cangkul, Ada Apakah?

Saat Presiden Marah Soal Impor Cangkul, Ada Apakah?

Kamis, 21 Nov 2019 21:50

Ustaz Yusuf Martak: Sukmawati Lakukan Penistaan Islam Tingkat Tinggi

Ustaz Yusuf Martak: Sukmawati Lakukan Penistaan Islam Tingkat Tinggi

Kamis, 21 Nov 2019 21:07


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Kamis, 21/11/2019 22:07

Rindu untuk Gaza