Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.722 views

Ada Asa untuk Papua

IRONIS, mungkin itu kata yang tepat kita ungkapkan. Di saat negeri ini merayakan kemerdekaanya yang ke - 74 kembali muncul permasalahan Papua, yang menginginkan referendum. Mereka masih merasa kecewa dengan pemerintah pusat meski sudah di berlakukan otonomi khusus di Papua.

Masalah itu kembali muncul di picu adanya rasialisme di Surabaya dan Malang. Para Mahasiswa yang berasal dari Papua dan Papua Barat mengelar unjuk rasa didepan Istana Merdeka, Jakarta Pusat. Rabu (28/8/2019 ). Selesai bergerak ke Istana, mereka berdemonstrasi terlebih dahulu di depan Markas Besar TNI Angkatan Darat.Sembari mengibarkan bendera Bintang Kejora, demonstrasi yang dipimpin Ambrosius, menuntut pemerintah Indonesia mempersilahkan Papua melakukan referendum (tirto.id).

Kerusuhan pun terjadi di beberapa titik di Papua. Laode Ida, komisioner Ombudsman RI menuding pemerintah lalai melakukan pendekatan berbasis budaya di kawasan timur Indonesia termasuk Papua. "Selama ini pemerintah pusat lalai hadirkan pendekatan berbasis budaya. Semua di paksa di kelola secara seragam dengan daerah lain," kata Laode dalam keterangan tertulisnya, Senin (2/9/2019 ).

Kelalaian diperparah dengan hilangnya Kementrian Pencapaian Pembangunan di kawasan Timur Indonesia. Padahal Kementrian ini fokus mengurus pembangunan di wilayah Timur Indonesia. (jpnn.com).

Imam besar Fron Pembela Islam ( FPI ) Habieb Rizieq yakin persoalan di Papua disebabkan ulah segelintir kelompok separatisme. Kelompok itu diduga melakukan provokasi ke rakyat Papua sehingga pecah kerusuhan di Bumi Cenderawasih.(jpnn.com, JAKARTA ).

 

Solusi Islam

Sebagai sistem hidup, Islam telah memberikan solusi yang komprehensif untuk mencegah tindakan pemisahan diri. Semua peluang dan motif yang memungkinkan terjadintya pemisahan diri telah dicegah oleh Islam. Hal ini tampak dari prinsip penting asas yang menjadi dasar perlakuan negara terhadap seluruh warga baik Muslim maupun non Muslim adalah ri'ayah asy- syu'un ( mengatur dan memelihara urusan - urusan ) umat.

Itulah yang menjadi kewajiban sekaligus tanggung jawab negara terhadap rakyatnya. Rasulullah bersabda yang artinya " Seorang imam (kepala negara) adalah pemimpin (bagaikan seorang pengembala yang mengatur dan memelihara gembalaanya ) dan dia akan dimintai tanggung jawab atas (urusan) rakyatnya. (HR. Al Bukhori dan Muslim).

Berdasarkan prinsip ini, sangat kecil kemungkinan muncul di kalangan rakyat alasan ingin memisahkan diri karena faktor ekonomi, kezaliman politik, atau karena ditelantarkan oleh pusat.

Secara lebih khusus lagi, Islam memberikan solusi-solusi antara lain:

Pertama, solusi ideologis. Sebuah negara seyogyanya di bangun di atas sebuah ideologi yang sempurna. Ideologi yang sempurna bukan saja mampu menciptakan tatanan yang harmonis dan diterima oleh setiap warga negara yang sehat, rasional,dan logis. Ideologi yang rapuh, penuh dengan ketidakadilan, dan menimbulkan kerusakan - kerusakan pada titik tertentu pasti akan mengalami penolakan - penolakan secara manusiawi dan logis.

Betapapun ideologi itu di paksakan di tengah - tengah masyarakat pada suatu ketika saat masyarakat menyaksikan banyak kerusakan yang ditimbulkan akibat di terapkan ideolagi tersebut. Oleh karena itu, langkah penting pertama yang harus dilakukan adalah memilih ideologi yang paling sempurna.

Kaum Muslim jelas memiliki ideologi yang sempurna, yakni Islam. Menjadikan Islam sebagai asas ideologi  dalam masyarakat juga merupakn kewajiban bagi setiap Muslim. Sebagai penganut Islam mayoritas, seyogyanya Indonesia di bangun atas asas ideologi yang di wajibkan Allah SWT. Tuhan pencipta alam semesta yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. 

Kedua, solusi politik. Membangun sistem politik dan pelaku politik yang baik adalah persyaratan berikutnya guna mencegah separatisme. Penguasa yang baik tidak mungkin hadir dalam tatanan politik, hukum sosial, dan pendidikan yang menempatkan kekuasaan sebagai tujuan. Dalam masyarakat yang menempatkan kekuasaan sebagai tujuan, politik menjadi tempat pertarungan guna mendapat porsi kekayaan, kemuliaan, dan kehormatan.

Kita perlu membangun sistem hidup yang menempatkan politik dan kekuasaan sebagai wasilah dan amanah untuk mengurus dan melayani rakyat, bukan untuk mengurus diri sendiri.

Dalam politik Islam, seluruh rakyat terlibat dan mempunyai peran strategis. Aktivitas mengingatkan, menasehati, dan mengoreksi penguasa yang menjalankan syariat Islam dalam kerangka amar makruf nahi mungkar adalah aktivitas mulia.

Dengan begitu, politik bukan hanya ruang publik yang di monopoli kaum elit politik, melainkan ruang publik yang bisa di masuki oleh setiap warga negara. Tindakan mengoreksi penguasa bukan dalam rangka pertarungan perebutan kekuasaan, tetapi untuk meluruskan gerak kekuasaan agar berorientasi pada pengurusan urusan dan pelayanan masyarakat. Dengan begitu, tidak akan ada lagi alasan bagi rakyat untuk memisahkan diri akibat ketidakadilan politik.

Ketiga, solusi ekonomi. Semangat separatisme yang mulai berkembang di beberapa daerah kaya di Indonesia pada dasarnya tidak perlu terjadi seandainya kekayaan alam itu digunakan untuk kepentingan rakyat, termasuk rakyat lokal. Kebijakan ekonomi dalam Islam adalah jaminan pemenuhan kebutuhan  dasar setiap orang secara menyeluruh serta peluang pemenuhan kebutuhan sekundernya berdasarkan kadar yang mampu dicapai sebagai manusia.

Karena itu dalam Islam, negara wajib menjamin kebutuhan pokok tiap individu rakyat. Tanggung jawab negara pula memenuhi kebutuhan kolektif rakyat seperti kesehatan, pendidikan, dan keamanan. Semuanya dilakukan tanpa mempersoalkan apakah rakyat tersebut ada di pusat atau di daerah, kekayaan alam tempat dia tinggal banyak atau sedikit, Muslim atau non - Muslim.

Dengan menerapkan syariah Islam, tidak akan muncul konflik distribusi keuangan pusat dan daerah. Sebab, keuangan seluruh wilayah negara Islam dianggap satu. Begitu pula anggaran belanjanya; akan diberikan sama untuk kepentingan rakyat tanpa melihat daerahnya, apakah pendapatanya besar atau kecil. Wilayah tersebut akan diberi sesuai dengan tingkat kebutuhanya. 

Keempat, mencegah intervensi asing. Islam mengharamkan setiap bentuk intervensi asing terhadap negeri - negeri Islam. Sebab, intervensi asing jelas dimaksudkan untuk menguasai  negeri - negeri  Islam dan memecah belah kesatuan kaum muslim.

Allah SWT dwngan tegas melarang setiap hal yang menyebabkan dikuasainya kaum muslim oleh pihak lain. Allah SWT bwrfirman yang artinya " Allah sekali- kali tidak akan memberikan jalan kepada orang - orang kafir untuk menguasai dan memusnahkan orang - orang yang beriman (QS an nisa : 141).

Karena itu, internasionalisasi kasus Papua dengan melibatkan pihak asing (PBB, IMF, Bank Dunia, Palang Merah dan sebagainya ) diharamkan oleh Islam. Sudah sangat jelas bahwa itu merupakan media yang digunakan oleh Barat untuk menjajah kaum Muslim.

Kerjasama militer maupun intelijen dengan pihak asing dalam bentuk apapun juga diharamkan.Karena itu, negara wajib melarang keberadaan orang - orang asing di wilayah Papua  yang biasanya mwmiliki misi intelijen untuk kepentingan negara asing. Perlu diwaspadai, bahwa kehadiran pihak asing di suatu negara bisa menggunakan berbagai cara.

Menggunakan LSM, peneliti, wisatawan, dan wartawan dalam upaya mencuri data dan informasi suatu negara adalah hal biasa di lakukan negara - negara Barat.

Sebagai sistem yang sempurna, Islam menjamin kedamaian, ketentraman, keadilan dan kesejahteraan kepada setiap warga negara, tentu saja termasuk non - muslim.

Islam memberi perlindungan penuh atas jiwa, harta, kehormatan, dan agama setiap warga negara. Dengan jaminan dan perlindungan seperti ini, masih adakah alasan untuk melakukan gerakan separatis?*

Tin Latifah S.Pd

Pendidik, anggota pengajian Qonitat Magetan

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

IDC akan menggelar santunan yatim, jompo dan lansia bertepatan dengan peresmian Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya. Mari berjihad bersama Yatim dan dhuafa, peluang masuk surga bersama Nabi sedekat...

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

Pengasuh Madrasah Diniyah Tarbiyatut Tholabah Purbalingga ini diuji Allah dengan penyakit langka. Kulit di sekujur tubuhnya mengelupas, bersisik, luka bernanah, gatal dan nyeri cekot-cekot....

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Di pekan ketiga IDC sudah serahkan donasi 29 juta rupiah untuk biaya perawatan Khaulah Kamilah. Bayi prematur anak ustadz aktivis dakwah ini masih dirawat intensif inkubator di rumah sakit Anna...

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Latest News
Bahas RUU KUHP dan RUU P-KS, MUI Undang DPR

Bahas RUU KUHP dan RUU P-KS, MUI Undang DPR

Rabu, 18 Sep 2019 23:46

Malaysia Tangkap Lebih dari 20 Migran Ilegal

Malaysia Tangkap Lebih dari 20 Migran Ilegal

Rabu, 18 Sep 2019 23:23

Makanan Kaya Zat Besi dapat Membatalkan Manfaat Antikanker Tomat

Makanan Kaya Zat Besi dapat Membatalkan Manfaat Antikanker Tomat

Rabu, 18 Sep 2019 23:00

Prancis Kirim Ahli untuk Penyelidikan Serangan Minyak Saudi

Prancis Kirim Ahli untuk Penyelidikan Serangan Minyak Saudi

Rabu, 18 Sep 2019 22:15

Terkait Sertifikasi Produk Halal, Ombudsman Jangan Lampaui Kewenangan

Terkait Sertifikasi Produk Halal, Ombudsman Jangan Lampaui Kewenangan

Rabu, 18 Sep 2019 21:53

Aktor dan Musisi Rusia Lakukan Protes untuk Mendukung Demonstran yang Dipenjara

Aktor dan Musisi Rusia Lakukan Protes untuk Mendukung Demonstran yang Dipenjara

Rabu, 18 Sep 2019 21:30

Trump Tolak Bertemu dengan Presiden Iran

Trump Tolak Bertemu dengan Presiden Iran

Rabu, 18 Sep 2019 21:10

61 Persen Warga Palestina di Tepi Barat dan Gaza Ingin Presiden Mahmoud Abbas Mundur

61 Persen Warga Palestina di Tepi Barat dan Gaza Ingin Presiden Mahmoud Abbas Mundur

Rabu, 18 Sep 2019 21:00

Blok Kanan Netanyahu Gagal Peroleh Suara Mayoritas dalam Pemilu Parlemen Israel

Blok Kanan Netanyahu Gagal Peroleh Suara Mayoritas dalam Pemilu Parlemen Israel

Rabu, 18 Sep 2019 20:56

Industri Pertahanan Turki Dipamerkan di Istanbul Teknofest

Industri Pertahanan Turki Dipamerkan di Istanbul Teknofest

Rabu, 18 Sep 2019 20:53

Majelis Ormas Islam Kritisi RUU KUHP

Majelis Ormas Islam Kritisi RUU KUHP

Rabu, 18 Sep 2019 20:43

Pasukan Keamanan Israel Tembak Mati Wanita Palestina di Pos Pemeriksaan di Tepi Barat

Pasukan Keamanan Israel Tembak Mati Wanita Palestina di Pos Pemeriksaan di Tepi Barat

Rabu, 18 Sep 2019 20:30

Arab Saudi Diam-diam Jual Konsulat Mereka di Istanbul Tempat Pembunuhan Jamal Khashoggi

Arab Saudi Diam-diam Jual Konsulat Mereka di Istanbul Tempat Pembunuhan Jamal Khashoggi

Rabu, 18 Sep 2019 20:04

Polemik Film The Santri, UAS: Ini Bukan Anak Pesantren

Polemik Film The Santri, UAS: Ini Bukan Anak Pesantren

Rabu, 18 Sep 2019 19:57

Pasokan Minyak Saudi Sudah Kembali Normal Pasca Serangan

Pasokan Minyak Saudi Sudah Kembali Normal Pasca Serangan

Rabu, 18 Sep 2019 19:04

‘Islam Ramah’ yang Tak Ramah

‘Islam Ramah’ yang Tak Ramah

Rabu, 18 Sep 2019 18:54

Kirim Relawan Ditolak Riau, Anies Ucapkan Syukur Api Sudah Padam

Kirim Relawan Ditolak Riau, Anies Ucapkan Syukur Api Sudah Padam

Rabu, 18 Sep 2019 18:49

AS Gugat Mantan Karyawan NSA Edward Snowden Terkait Buku Terbaru

AS Gugat Mantan Karyawan NSA Edward Snowden Terkait Buku Terbaru

Rabu, 18 Sep 2019 18:48

Kejanggalan Dewan Pengawas KPK

Kejanggalan Dewan Pengawas KPK

Rabu, 18 Sep 2019 18:09

Iran Tahan 3 Warga Australia atas Tuduhan Mata-mata

Iran Tahan 3 Warga Australia atas Tuduhan Mata-mata

Rabu, 18 Sep 2019 17:47


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X