Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.436 views

Syuhada Hidup

Oleh: M Rizal Fadillah (Pemerhati Politik)

Biasa yang kita kenal  syuhada adalah mereka yang gugur berjuang di jalan Allah. Jama' dari syahid. Jaminan tentu Surga yang mulia dan nikmat. Secara harfiah syuhada adalah mereka yang menyaksikan atau bersaksi. Kita bersyahadat dengan "asyhadu" Aku bersaksi. Mereka yang bersaksi tentang kebenaran adalah syuhada.

Syuhada ada yang mati ada juga yang hidup. Syuhada hidup adalah mereka yang berjuang menegakkan kebenaran, mempersaksikan kebenaran itu secara terang terangan. "Isyhad bi ana Muslim" Saksikanlah, aku seorang Muslim!

Di persidangan para saksi di bawah sumpah menerangkan dengan sebenarnya. Ada Idham orang "kampung" berwawasan nasional, ada Jaswar Koto ahli IT kaliber Internasional, Agus Maksum ketua tim IT BPN, ada pula Hairul Anas yang berani mengungkap ucapan Moeldoko soal "curang bagian dari demokrasi" juga ahli IT lulusan ITB. Ada emak emak atau mahasiswa.

Semuanya berjuang mengungkap ketidak benaran yang terjadi di lapangan maupun di ruang situng KPU. Melawan tekanan mental tentunya. Menjadi saksi tanpa fasilitas maupun jaminan keamanan. Jaminan perlindungan saksi ditolak LPSK. Konon belum ada aturan perlindungan untuk saksi di persidangan MK. Persidangan menjadi medan jihad dan ibadah dalam rangka amar ma'ruf Nahi  Munkar.

Tulisan Said Didu di media sosial juga menggetarkan.  Menggambarkan fenomena menarik tentang para saksi MK yang diajukan Pasangan 02. Perjuangan keras bukan saja saat berada di depan Majelis Hakim MK tetapi juga saat penantian di "ruang isolasi" yang terkesan memprihatinkan. Soal ruangan yang pengap, makanan sederhana, pengawasan ketat, hingga waktu sholat sebagai momen yang menggembirakan. Bacaan Qur'an dan takbir "perpisahan". Hal seperti ini menguatkan posisi saksi sebagai syuhada hidup.

Perlu perbaikan ke depan agar MK menjadi tempat persidangan terhormat dan berwibawa. Menjadikan pihak-pihak sebagai warga yang diperlakukan sebagai pejuang untuk menegakkan Konstitusi. Bukan seperti terdakwa atau pesakitan di depan meja hijau. Ini adalah "Mahkamah Konstitusi".

Pertama, penataan ruang yang lebih baik dan nyaman. Tak boleh ada kondisi tekanan mental seolah berada di ruang tahanan terdakwa. Menjadi pihak atau saksi adalah pemberi kontribusi penting untuk tegaknya  kebenaran hukum khususnya konstitusi.

Kedua, perlu ada "Hukum Acara MK" yang dipedomani untuk para pihak, termasuk Majelis Hakim, sehingga tidak terjadi persidangan semalam suntuk yang mempengaruhi fisik dan psikis semua yang berada di ruang sidang. Soal Saksi bukan hanya masalah pembatasan jumlah tetapi juga  perlu pengaturan jadwal.

Ketiga, sidang MK saat ini menuntut  untuk lebih cermat, obyektif, dan adil. Perhatian publik sangat besar pada persidangan sengketa Pilpres ini. Dampak putusan yang tak adil bisa membalik pada keberadaan MK sebagai lembaga yang mengadili sengketa Pemilu. Tepatkah ? Jika tidak obyektif dan adil sebagai penyelesai kasus, maka MK adalah kasus itu sendiri. Amandemen UUD bukan hal yang mustahil akan jadi tuntutan.

Nah jika saksi saksi adalah syuhada hidup kini  Hakim dan para pihak juga mampu berperan sebagai syuhada. Irisannya pada ibadah dan da'wah. Persidangan adalah ajang beramal yang tidak semata duniawi tapi juga kehidupan nanti. Efeknya tentu baik. Majelis adalah kumpulan orang duduk yang memutuskan untuk bahan fondasi kehidupan bangsa yang lebih bagus, bukan kekacauan.

Putusan MK diharapkan tidak menjadi obyek kicauan yang tak bermutu. Di mulut dan hati rakyat yang semakin galau.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Latest News
Ratna Megawangi: Bangun Pendidikan Karakter Harus dengan Jiwa Mutmainnah

Ratna Megawangi: Bangun Pendidikan Karakter Harus dengan Jiwa Mutmainnah

Jum'at, 15 Nov 2019 10:50

Sandiaga Uno Katakan Revolusi Industri 4.0 Membawa Berkah Buat Pengusaha

Sandiaga Uno Katakan Revolusi Industri 4.0 Membawa Berkah Buat Pengusaha

Jum'at, 15 Nov 2019 09:33

Israel Kembali Serang Gaza Hanya Sehari Setelah Kesepakatan Gencatan Senjata

Israel Kembali Serang Gaza Hanya Sehari Setelah Kesepakatan Gencatan Senjata

Jum'at, 15 Nov 2019 08:45

Ketika Imam Kentut

Ketika Imam Kentut

Jum'at, 15 Nov 2019 08:14

Adhie Massardi: Kemerosotan Ekonomi Nasional Bukan Isu, tapi Fakta

Adhie Massardi: Kemerosotan Ekonomi Nasional Bukan Isu, tapi Fakta

Jum'at, 15 Nov 2019 07:35

Tahun 2020, Pemerintah Wajibkan Sertifikasi Perkawinan Calon Pengantin

Tahun 2020, Pemerintah Wajibkan Sertifikasi Perkawinan Calon Pengantin

Kamis, 14 Nov 2019 23:51

Tersangka Anggota IS Amerika yang Terdampar di Perbatasan Turki-Yunani Akan Dideportasi ke AS

Tersangka Anggota IS Amerika yang Terdampar di Perbatasan Turki-Yunani Akan Dideportasi ke AS

Kamis, 14 Nov 2019 22:35

Krisis Moral Bangsa, Akibat Pendidikan ala Sekuler?

Krisis Moral Bangsa, Akibat Pendidikan ala Sekuler?

Kamis, 14 Nov 2019 21:56

Sambangi DPP Wahdah Islamiyah, Forjim Bahas Kerja Sama Jurnalistik

Sambangi DPP Wahdah Islamiyah, Forjim Bahas Kerja Sama Jurnalistik

Kamis, 14 Nov 2019 21:08

Pemilu Tidak Langsung dan Jabatan Presiden Diperpanjang?

Pemilu Tidak Langsung dan Jabatan Presiden Diperpanjang?

Kamis, 14 Nov 2019 19:46

FPKS Minta Pemerintah Jangan PHP Soal Omnibus Law

FPKS Minta Pemerintah Jangan PHP Soal Omnibus Law

Kamis, 14 Nov 2019 16:15

Di Muktamar KBPII, Soetrisno Bachir Kampanyekan Nasionalisme Baru

Di Muktamar KBPII, Soetrisno Bachir Kampanyekan Nasionalisme Baru

Kamis, 14 Nov 2019 15:44

Jihad Islam Hentikan Serangan Roket dari Gaza Setelah Israel Setujui Syarat Gencatan Senjata

Jihad Islam Hentikan Serangan Roket dari Gaza Setelah Israel Setujui Syarat Gencatan Senjata

Kamis, 14 Nov 2019 15:15

Wanita Tabarruj dan Bertingkah Laku Jahiliyah

Wanita Tabarruj dan Bertingkah Laku Jahiliyah

Kamis, 14 Nov 2019 14:47

Siswa SD Alam Ar-Rohmah Outing ke Museum Tubuh Kota Batu

Siswa SD Alam Ar-Rohmah Outing ke Museum Tubuh Kota Batu

Kamis, 14 Nov 2019 14:17

Prancis Akan Bawa Pulang 11 Tersangka Jihadis yang Ditahan di Turki

Prancis Akan Bawa Pulang 11 Tersangka Jihadis yang Ditahan di Turki

Kamis, 14 Nov 2019 12:35

Ulama Saudi yang Ditangkap Karena Menulis Surat Nasihat kepada Raja Meninggal dalam Penjara

Ulama Saudi yang Ditangkap Karena Menulis Surat Nasihat kepada Raja Meninggal dalam Penjara

Kamis, 14 Nov 2019 10:42

Siapa Baha Abu Al-Ata Komandan Jihad Islam yang Dibunuh Israel?

Siapa Baha Abu Al-Ata Komandan Jihad Islam yang Dibunuh Israel?

Kamis, 14 Nov 2019 09:45

Israel Peringatkan Hamas untuk Tidak Terlibat Membantu Jihad Islam dalam Perang

Israel Peringatkan Hamas untuk Tidak Terlibat Membantu Jihad Islam dalam Perang

Kamis, 14 Nov 2019 08:30

Ibu, Kebiasaanmu Berperan menjadi Takdir Anakmu

Ibu, Kebiasaanmu Berperan menjadi Takdir Anakmu

Rabu, 13 Nov 2019 22:00


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X