Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.953 views

OBOR: Jebakan Cina Mendigdaya Perekonomian Dunia

ONE Belt One Road (OBOR) atau Belt Road Initiative (BRI) sebuah proyek Cina untuk membangun  megainfrastruktur dalam rangka memperkuat fasilitas perdagangan, dengan fokus pada penghapusan hambatan dagang, guna mengurangi biaya perdagangan dan investasi. OBOR merupakan visi geoekonomis paling ambisius di abad ini, melibatkan 65 negara dan melingkupi 70% populasi dunia. Konsep ini akan menelan investasi mendekati US$ 4Milyar, termasuk $900 juta.

Cina telah menyiapkan diri untuk menguasai jalur darat dan maritim bagi kepentingan ekonominya. Setidaknya ada 5 tujuan yang ingin diraihnya dalam Inisiasi OBOR, yaitu koordinasi kebijakan, konektivitas fasilitas, perdagangan tanpa hambatan, integrasi keuangan, dan ikatan masyarakat (people to people bond). Termasuk di dalamnya, membuka keran konektivitas dagang antarnegara di Eropa dan Asia melalui jalur sutra maritim.   

Dengan memperkuat kerja sama keuangan, memperkuat koneksi jalan atau infrastruktur dengan membentuk jalur transportasi yang kuat dengan negara lain. Mulai dari Cina ke Eropa Barat dan dari Asia Tengah ke Asia Selatan. Demi merealisasikan mimpi tersebut, Cina secara gencar membangun kerja sama pembangunan infrastruktur di berbagai negara, baik berupa jalur kereta api antar negara, tol darat, tol laut, pelabuhan bahkan juga jaringan pipa minyak antar negara.

Salah satu strategi yang dilakukan oleh negeri Panda itu yakni melakukan ekspansi investasi di berbagai negara, tujuannya agar pasokan bahan baku dan energi negara itu tetap terjamin dalam jangka panjang dan pasar ekspornya terus berkembang. Maka, Cina secara aktif melakukan investasi dan memberikan pinjaman terutama di negara-negara berkembang yang kaya sumber daya alam seperti di Afrika, Amerika Latin dan Asia.

Cengkeraman Cina di jalur darat dengan menggagas infrastruktur jalan kereta api dan jalan raya, yang memanjang untuk menghubungkan Cina hingga menuju Eropa. Sedangkan untuk jalur maritim, Cina menggagas pembangunan sejumlah pelabuhan internasional dan tol laut sebagai sarana lalu lintas logistik dan zona penyimpanan untuk perusahaan-perusahaan Cina di kawasan tersebut.  

Kini, Cina memiliki 29 dari 39 rute maritim, 60% perdagangan impor dan eskpor serta 80% impor minyak melalui Selat Malaka. Cina berharap dapat menghubungkan jalur laut dari Cina hingga Samudera Hindia melalui Selat Malaka dan mengklaim telah menyempurnakan perjanjian perdagangan dengan 40% partisipan OBOR di akhir 2017. Cina juga telah menandatangani 130 perjanjian transportasi. Sebagai sebuah kekuatan ekonomi di Asia, Cina membidik penguasaan ekonomi Asia sekaligus melawan kekuatan ekonomi AS dan Eropa di kawasan ini. Dalam rancangan Silk Road Economic Belt and 21 st Century Maritime Silk Road, otoritas Cina berharap mampu menciptakan pasar yang bersifat langgeng untuk eksportir dunia di Asia Pasifik.  

Untuk membangun infrastruktur dalam konsep OBOR ini, Cina telah mendirikan Bank khusus infrastruktur (AIIB). Dengan bank ini diharapkan proyek infrastruktur menjadi milik mereka, melalui investasi dan pinjaman Cina ke negeri-negeri yang dilalui jalur ini. Untuk Proyek ini menjelang KTT Jalur Sutra pada Mei lalu, China Development Bank telah menyiapkan hampir 900 miliar dollar AS untuk lebih dari 900 proyek. Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB), yang diluncurkan pada Januari 2016, juga menyiapkan modal dasar sebesar 100 miliar dollar AS. (Kompas.com, 10/07/2017).  

OBOR di Indonesia Indonesia juga ambil bagian dalam perjudian dengan Cina dalam membangun infrastruktur yang tergabung dalam proyek OBOR secara garis besar. Salah satu proyek ambisius itu adalah pembangunan infrastruktur tol darat dan jalur cepat kereta api. Dua proyek yang kalkulasi ekonominya belum secara jelas menjaminkan keuntungan bagi masyarakat Indonesia.  

Tol-tol yang gencar dibangun oleh pemerintah saat ini memang secara akomodatif mampu memangkas waktu tempuh dan menyambung beberapa daerah, tapi distribusi logistik dan kegiatan ekonomi belum terlihat bergerak secara nyata di situ. Biaya yang cukup tinggi masih menjadi pertimbangan warga dan para pelaku ekonomi untuk melalui jalan tol yang dinilai pemerintah adalah proyek strategis untuk menumbuhkan perekonomian. Namun melewati tol tersebut akan berpengaruh secara signifikan terhadap ongkos produksi.  

Kereta cepat Jakarta-Bandung (JKT-BDG) berjarak sekitar 142 km dengan nilai proyek USD 4,5 miliar atau sekitar Rp 68,4 triliun dinilai terlalu mahal  bila diukur dalam skala prioritas pemerintah sebaiknya mengembangkan rel kereta secara lebih baik pada perbaikan jalur-jalur kereta di pulau Jawa, pembangunan rel ganda di Sumatera dan groundbreaking jalur kereta di pulau Kalimantan.

Namun, bagi umat Islam risiko terbesar dari kerja sama proyek OBOR adalah penjajahan dan perebutan wilayah negeri-negeri Muslim. Salah satunya, Zimbabwe. Gagal membayar utang US$40 juta kepada Cina, sejak 1 Januari 2016, mata uangnya harus diganti menjadi Yuan, sebagai imbalan penghapusan utang. Masih banyak negara lainnya. Melihat bahaya yang ditimbulkan oleh proyek OBOR ini, maka wajib bagi negeri-negeri Muslim menolak kerja sama tersebut.   

Maka, solusi  agar terhindar dari jebakan utang Asing dan Aseng yakni dengan menerapkan sistem ekonomi Islam. Politik ekonomi Islam didasarkan paradigma bahwa negara wajib menjamin tercapainya  seluruh pemenuhan kebutuhan rakyat.  Konteks hubungan negara dengan rakyat dalam Islam adalah pelayanan dan pengaturan, bukan hubungan bisnis maupun hubungan antara atasan dan bawahan sebagaimana dalam sistem ekonomi kapitalistik.

Dalam sistem Islam, negara wajib menyediakan sarana umum yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat baik yang ada di pedesaan ataupun provinsi. Begitu juga, negara tidak dibolehkan berutang untuk pembangunan proyek-proyek infrastruktur seperti membuat jalan, pengeboran sumur, pembangunan sekolah, rumah sakit dan sejenisnya.  Apabila ketidakadaan infrastruktur tersebut mendatangkan kerusakan bagi umat dan di baitul mal tidak ada harta maka hendaknya negara mewajibkan pajak (sifatnya insidental) kepada warga Negara muslim untuk pembangunan infrastruktur tersebut.

Maka, sudah saatnya kaum Muslim kembali bersatu dan menerapkan Syariat Islam di bawah naungan kepemimpinan Islam. Karena hanya dengan kepemimpinan Islam dapat mengembalikan posisi kaum Muslimin sebagai kaum yang unggul dan tidak bergantung kepada kepentingan asing dan aseng. Apalagi sampai terjebak dalam utang yang membelenggu dan menyengsarakan umat. OBOR adalah proyek jebakan utang asing yang dapat merampas wilayah kekuasaan dan keamanan negeri-negeri Muslim sekaligus merampas seluruh kekayaan alam yang ada di dalamnya dan merusak tatanan kehidupan umat Islam. Hanya dengan sistem Islam yang dapat mendobrak dominasi kekuasaan kufur yang saat ini tengah mengkungkung negeri-negeri kaum Muslimin.*

Yuyu Rahayu

Aktivis Dakwah tinggal di Depok

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan yang penuh berkah ini Infaq Dakwah Center memberikan santunan kepada anak-anak yatim dhuafa. Kegiatan ini digelar bertepatan dengan acara buka bersama anak yatim dhuafa yang diadakan...

Latest News
Tatkala Peran Media Dipertanyakan?

Tatkala Peran Media Dipertanyakan?

Selasa, 16 Jul 2019 15:00

Irak Deportasi 33 Anak-anak Islamic State ke Rusia

Irak Deportasi 33 Anak-anak Islamic State ke Rusia

Selasa, 16 Jul 2019 09:56

Perjuangkan Keadilan, Ijtima Ulama IV Bakal Digelar

Perjuangkan Keadilan, Ijtima Ulama IV Bakal Digelar

Selasa, 16 Jul 2019 09:18

Mardani: Berjenggot, Bercadar, Jika Berani Berantas Korupsi, Silahkan Dipilih untuk KPK

Mardani: Berjenggot, Bercadar, Jika Berani Berantas Korupsi, Silahkan Dipilih untuk KPK

Selasa, 16 Jul 2019 08:58

Peringati 3 Tahun Kudeta yang Gagal, Erdogan Nyatakan 15 Juli Sebagai Libur Nasional

Peringati 3 Tahun Kudeta yang Gagal, Erdogan Nyatakan 15 Juli Sebagai Libur Nasional

Selasa, 16 Jul 2019 08:25

Laporan: Hamas Gunakan Whatsapp untuk Dapatkan Informasi Intelijen

Laporan: Hamas Gunakan Whatsapp untuk Dapatkan Informasi Intelijen

Selasa, 16 Jul 2019 08:17

Munarman: Semua Kasus Habib Rizieq Sudah SP3

Munarman: Semua Kasus Habib Rizieq Sudah SP3

Selasa, 16 Jul 2019 08:01

Dikritik Pendukung karena Bertemu Jokowi, Ini Kata Prabowo

Dikritik Pendukung karena Bertemu Jokowi, Ini Kata Prabowo

Senin, 15 Jul 2019 22:29

Dua Garis Biru, Promo Seks Bebas dalam Balutan Film?

Dua Garis Biru, Promo Seks Bebas dalam Balutan Film?

Senin, 15 Jul 2019 22:28

Militer Israel Gunakan Teknologi Pengenalan Wajah untuk Melacak Warga Palestina

Militer Israel Gunakan Teknologi Pengenalan Wajah untuk Melacak Warga Palestina

Senin, 15 Jul 2019 22:05

Tuntutan LGBT, Isyarat Kematian Demografi di Jepang?

Tuntutan LGBT, Isyarat Kematian Demografi di Jepang?

Senin, 15 Jul 2019 22:03

Mesir Tahan Seorang Wanita Warga Negara AS atas Karena Kritik Presiden Al-Sisi

Mesir Tahan Seorang Wanita Warga Negara AS atas Karena Kritik Presiden Al-Sisi

Senin, 15 Jul 2019 21:35

Soal Pidato Jokowi, Fahri Singgung Orde Baru

Soal Pidato Jokowi, Fahri Singgung Orde Baru

Senin, 15 Jul 2019 21:29

Jihad Islam Kecam Libanon Karena Targetkan Buruh Palestina

Jihad Islam Kecam Libanon Karena Targetkan Buruh Palestina

Senin, 15 Jul 2019 21:00

Gusar Pidato Kemenangan Jokowi, Fahri Tantang Kaum Liberal Bicara

Gusar Pidato Kemenangan Jokowi, Fahri Tantang Kaum Liberal Bicara

Senin, 15 Jul 2019 20:29

Serangan Udara Koalisi Arab Tewaskan 10 Pemberontak Syi'ah Houtsi di Saada

Serangan Udara Koalisi Arab Tewaskan 10 Pemberontak Syi'ah Houtsi di Saada

Senin, 15 Jul 2019 20:15

SOHR: Rezim Suriah Hancurkan 20 Rumah Sakit dan Pusat Medis di Idlib dan Hama

SOHR: Rezim Suriah Hancurkan 20 Rumah Sakit dan Pusat Medis di Idlib dan Hama

Senin, 15 Jul 2019 19:00

Rebutan Kursi Menteri, Rebutan Kue Kekuasaan

Rebutan Kursi Menteri, Rebutan Kue Kekuasaan

Senin, 15 Jul 2019 14:53

Hal yang Mustahil Pascapertemuan Prabowo dengan Jokowi

Hal yang Mustahil Pascapertemuan Prabowo dengan Jokowi

Senin, 15 Jul 2019 14:05

Film

Film "Dua Garis Biru", Promosi Seks Bebas atau Seks Edukasi?

Senin, 15 Jul 2019 13:46


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X