Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.003 views

Proyek OBOR: Waspadai Manuver Penjajahan Gaya Baru

OBOR adalah program yang diinisiasi oleh Presiden China Xi Jinping pada 2013 lalu. Bertujuan untuk membangun infrastruktur darat, laut dan udara secara besar- besaran untuk meningkatkan dan memperbaiki jalur perdagangan dan ekonomi antar Negara  Asia dan sekitarnya.

Program ini menyediakan dana yang besar bagi anggotanya. China dikabarkan mengelontorkan dana sebesar US$150 Miliar atau setara Rp. 2.137,6 triliun pertahun. Dan setiap Negara Anggota program ini, bisa meminjam dana tersebut untuk membangun infrastruktur Negara mereka. proyek ini menghubungkan 70 Negara Erofa, Asia dan Afrika. (CNBCIndonesia, 13 mei 2019).

 

OBOR Penjajahan Gaya Baru

Bagi Negara berkembang, program ini bagaikan angin segar. Kucuran dana yang begitu besar, bisa dipinjam demi membangun infrstruktur di Negara mereka. Namun program ini ibarat jebakan batman. Negara- negara peserta memliki pontensi untuk terlilit hutang. Mengingat no free lunch dalam sistem demokrasi. Siapa yang kuat dia akan memakan yang lemah.

Setelah OBOR berjalan selama lima tahun, ada delapan negara yang diprediksi memiliki risiko krisis finansial paling tinggi. Yakni, Pakistan, Maladewa, Montenegro, Laos, Mongolia, Djibouti, Kyrgyzstan, dan Tajikistan. Delapan negara ini bersiap untuk masuk dalam zona jebakan Tiongkok lewat iming-iming proyek infrastruktur tadi. (www.law-justice.co, 06/4/2019).

Salah satunya adalah Pakistan. Negara tersebut terikat perjanjian China-Pakistan Economic Corridor senilai USD 62 miliar atau Rp 903 triliun. Belum termasuk pinjaman lainnya. Pemerintah Tiongkok mengambil jatah 80 persen dari proyek yang sebagian besar digunakan untuk proyek pembangkit listrik. Begitu besarnya jumlah utang yang harus dibayarkan, hingga Pemerintah Pakistan membutuhkan waktu hampir 40 tahun untuk melunasinya (m.republika.co.id, 01/4/2019).

Lalu bagaimana jika Pemerintah Pakistan tidak mampu untuk melunasi atau gagal bayar? Maka skema tukar aset harus dilaksanakan sebagaimana yang terjadi di Sri Lanka. Atau bahkan yang lebih parah, dinyatakan bangkrut dan harus mengganti mata uangnya dengan Yuan China sebagaimana yang terjadi di Zimbabwe.

Sri Lanka harus menelan pil pahit akibat investasi China. Pada 2013, Sri Lanka membangun Mattala Rajapaksa International Airport (MRIA) di Hambantota, 250 km selatan Colombo. Pembangunan bandara tersebut didanai pinjaman dari Cina melalui Bank EXIM sebesar USD$ 190 juta dengan bunga sebesar 6,3%. Jumlah tersebut mencakup 90% dari total biaya pembangunan bandara secara keseluruhan. Bandara ini kemudian dibangun dengan pelabuhan seharga USD$ 1.4 milyar, kawasan industri dan proses ekspor, pusat eksibisi, stadion kriket dan area hotel dan liburan yang terkoneksi satu sama lain dengan jalan tol terbaik di Sri Lanka.

Impian meraih Keuntungan dari proyek pembangunan jauh panggang dari api, utang membengkak tidak mampu lagi dibayar. Maka, sebagai konsekuensi atas ketidakmampuannya tersebut, Pemerintah Sri Lanka harus membuat perjanjian dengan Pemerintah China berupa ekuitas (menyerahkan lahan untuk disewa) pelabuhan selama 99 tahun kepada China. Bandara udara akhirnya dijual kepada India untuk membayar pinjaman kepada China, namun menilik mekanisme ekuitas yang dipilih Pemerintah Sri Lanka, bukan tidak mungkin di masa depan kedua infrastruktur ini akan jatuh ke tangan Pemerintah China secara penuh.(https://medium.com/, 30/12/2017).

Apa yang terjadi di Sri Lanka nyatanya belum seberapa jika dibandingkan apa yang melanda Zimbabwe beberapa waktu sebelumnya. Zimbabwe terkena status gagal bayar atas hutang China sebesar US$40 juta. Lalu sejak 1 Januari 2016, mata uangnya harus diganti menjadi Yuan sebagai imbalan penghapusan utang. Selain Sri Lanka dan Zimbabwe, ada beberapa negara lain yang menemui permasalahan yang serupa dengan China. 

Belajar dari fakta diatas jelaslah bahwa program OBOR ini berbahaya bagi Indonesia. Program ini bisa menjadi alat ekspansi gaya baru bagi China untuk menguasai negeri ini. Menurut Wakil Ketua DPRD Fadli Zon, Indonesia pernah memliki pengalaman tak menyenangkan dengan model kerjasama Turnkey Project yang pada akhirnya membuka jalan masuknya pekerja kasar China ke Indonesia, dilansir CNBCIndonesia ( 13/05).

Metode baku negara kapitalisme, baik Barat dan Timur, yaitu penjajahan. Penjajahan dalam bentuk politik dan ekonomi. Negara yang dijajah akan dikeruk kekayaan alamnya, dijauhkan dari agamanya (Islam), dan eksploitasi besar-besaran. Penjajahan ini untuk melemahkan semangat kaum muslim bangkit kembali kepada Islam. 

Neo-imprealisme inilah yang sering tidak dipahami umat. Hal ini disebabkan uslub penjajahannya bisa bersifat halus tak kasat mata, misalnya bantuan, skema utang, kerja sama, dll. Ada pula yang kasat mata untuk mendudukan suatu wilayah dengan hegemoni militer.

Proyek OBOR jelas berbahaya bagi umat. Karena Islam menolak penjajahan atas diri dan agama mereka, pun masalah ekonomi dalam hal ini. Sebagaimana yang dijelaskan dalam QS. An-Nisa : 141, yang artinya, 

“... Dan sekali-kali Allah tidak menjadikan bagi orang-orang kafir jalan untuk menguasai orang-orang Mukmin.”

Selain itu ada pula hadis nabi yang artinya, “Tidak boleh (ada) bahaya dan menimbulkan bahaya." (HR. Ibnu Majah)

Oleh karena itu, umat muslim harus memiliki kesadaran politik dan mewaspadai manuver musuh-musuh Islam. Ketiadaan kepemimpinan Islam menjadikan mereka kian berani dan rakus untuk menjajah Negeri-Negeri kaum muslim yang berpecah belah.

Keadaan ini sejatinya tidak akan lama, jika umat Islam mau bergotong royong dan berusaha keras mewujudkan kepemimpinan Islam yang kuat, yang mampu menyatukan Negeri- negeri muslim dalam satu kepemimpinan, menjadi super power baru yang mampu menghadang segala bentuk penjajahan. Wallu A’lam bishawab.*

Lina Revolt

Komunitas Emak- emak Peduli Bangsa

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

IDC akan menggelar santunan yatim, jompo dan lansia bertepatan dengan peresmian Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya. Mari berjihad bersama Yatim dan dhuafa, peluang masuk surga bersama Nabi sedekat...

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

Pengasuh Madrasah Diniyah Tarbiyatut Tholabah Purbalingga ini diuji Allah dengan penyakit langka. Kulit di sekujur tubuhnya mengelupas, bersisik, luka bernanah, gatal dan nyeri cekot-cekot....

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Di pekan ketiga IDC sudah serahkan donasi 29 juta rupiah untuk biaya perawatan Khaulah Kamilah. Bayi prematur anak ustadz aktivis dakwah ini masih dirawat intensif inkubator di rumah sakit Anna...

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Latest News
Pasukan Darat Rusia Berkumpul di Pedesaan Selatan Idlib Diduga untuk Serangan Baru

Pasukan Darat Rusia Berkumpul di Pedesaan Selatan Idlib Diduga untuk Serangan Baru

Senin, 16 Sep 2019 19:15

Muhammadiyah Palangkaraya Inisiasi Mobil Oksigen Hadapi Karhutla

Muhammadiyah Palangkaraya Inisiasi Mobil Oksigen Hadapi Karhutla

Senin, 16 Sep 2019 18:57

Iran Bantah Tuduhan AS Terkait Serangan Fasilitas Minyak Saudi

Iran Bantah Tuduhan AS Terkait Serangan Fasilitas Minyak Saudi

Senin, 16 Sep 2019 18:53

Pria Singapura Ditangkap di Bawah ISA Karena Sediakan Uang untuk Keperluan Jihadis

Pria Singapura Ditangkap di Bawah ISA Karena Sediakan Uang untuk Keperluan Jihadis

Senin, 16 Sep 2019 18:30

KAMMI Desak Jokowi, KPK, dan DPR Duduk Bersama Selesaikan Polemik KPK

KAMMI Desak Jokowi, KPK, dan DPR Duduk Bersama Selesaikan Polemik KPK

Senin, 16 Sep 2019 18:12

Arab Saudi Berusaha Pulihkan Produksi Minyak Pasca Serangan Drone

Arab Saudi Berusaha Pulihkan Produksi Minyak Pasca Serangan Drone

Senin, 16 Sep 2019 17:50

Tempo Tonjok Pinokio

Tempo Tonjok Pinokio

Senin, 16 Sep 2019 17:13

2 Warga AS Ditangkap di New Delhi karena Terbangkan Drone Dekat Istana Kepresidenan

2 Warga AS Ditangkap di New Delhi karena Terbangkan Drone Dekat Istana Kepresidenan

Senin, 16 Sep 2019 16:44

Tanggapi Niat Israel untuk Caplok Wilayah Tepi Barat, Turki: Israel Jadi Rasis dan Apartheid

Tanggapi Niat Israel untuk Caplok Wilayah Tepi Barat, Turki: Israel Jadi Rasis dan Apartheid

Senin, 16 Sep 2019 15:15

Memasang Bendera Setengah Tiang Lagi, Perlukah?

Memasang Bendera Setengah Tiang Lagi, Perlukah?

Senin, 16 Sep 2019 15:11

Selamat Jalan KPK...

Selamat Jalan KPK...

Senin, 16 Sep 2019 14:40

Dinilai Kampanyekan Liberalisme, Tagar #BoikotFilmTheSantri Bergema di Jagad Twitter

Dinilai Kampanyekan Liberalisme, Tagar #BoikotFilmTheSantri Bergema di Jagad Twitter

Senin, 16 Sep 2019 14:30

2 Kelompok Pemberontak Sudan Sepakat Lanjutkan Protes

2 Kelompok Pemberontak Sudan Sepakat Lanjutkan Protes

Senin, 16 Sep 2019 14:15

Natsir, A Hassan, dan Persatuan Islam

Natsir, A Hassan, dan Persatuan Islam

Senin, 16 Sep 2019 14:01

Shut Down KPK?

Shut Down KPK?

Senin, 16 Sep 2019 13:30

Layanan Internet di Jayapura dan Daerah Lainnya di Papua Dibuka Kembali

Layanan Internet di Jayapura dan Daerah Lainnya di Papua Dibuka Kembali

Senin, 16 Sep 2019 10:45

Kemenag akan Hapus Materi Perang di Kurikulum Madrasah

Kemenag akan Hapus Materi Perang di Kurikulum Madrasah

Senin, 16 Sep 2019 08:15

Greater Adria, Benua Tersembunyi di Bawah Eropa

Greater Adria, Benua Tersembunyi di Bawah Eropa

Senin, 16 Sep 2019 01:00

Pemerintahan Trump Bergerak untuk Larang Rokok Elektrik

Pemerintahan Trump Bergerak untuk Larang Rokok Elektrik

Senin, 16 Sep 2019 00:00

Jerman akan Terima 25% Migran yang Diselamatkan dari Italia

Jerman akan Terima 25% Migran yang Diselamatkan dari Italia

Ahad, 15 Sep 2019 23:54


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X