Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.786 views

Awal Ramadan Ditengah Gempuran Roket

ALHAMDULILLAH puasa telah memasuki minggu pertama, bagaimana dengan puasamu? pagi ini apakah menu sahur ibu telah membangunkan kalian? Aroma makanan, suara gaduh sahur, suara toak mengaji dari masjid atau keramahan ibu dalam membangunkan anggota keluarganya yang membuatmu bangun? Bersyukurlah bila itu yang masih dirasakan kawan.

Dibelahan dunia lain seperti Gaza Palestina, mereka tak merasakannya. Sebaliknya, diawal Ramadan yang harusnya dijemput dengan suka cita justru warga Palestina menjemputnya dengan suka duka. Diawal Ramadan yang jatuh pada hari senin lalu mereka telah digempur dengan ratusan roket yang siap memangsa korban.

Alhasil mereka dibangunkan oleh alarm-alarm kematian yang senatiasa terdengar bila dentuman roket milik israel laknatullah diluncurkan. Rangkaian Ramadan mereka pun berantakan, sahur pun tak tenang. Yang ada mereka berlarian mencari tempat yang aman. Entah dimana itu???..

Terakhir tercatat 23 warga Palestina termasuk ibu hamil dan bayi yang dikandungnya meninggal dalam kejadian ini (detik.com). para donatur pun yang mendengarkan kabar mereka langsung saja mengirimkan bala bantuan kepada warga Palestina. Bahkan tak tanggung-tanggung 6,8 triliun rupiah digelontorkan Qatar untuk bantuan kemanusiaan di Palestina (tribunnews.com).

 

Perang yang Tak Berkesudahan

Aksi serang dengan roket sejatinya setiap tahun selalu berulang di jalur Gaza Palestina. Momentum Ramadan yang menjadi peristiwa sakral kaum muslim memang ditunggu-tunggu oleh israel laknatullah sebagai waktu yang tepat dalam menjatuhkan korban.

Masalah Palestina tersebut sejatinya telah terjadi berpuluh-puluh tahun hingga kini. Aksi penjajahan atas Palestina ini telah banyak memakan korban jiwa. Tragedi ini bukan sekedar konflik antar bangsa namun masalah penjajahan yang nyata, perebutan tanah para nabi dan syuhada yang tak ternilai harganya.

Agresi militer Israel yang sejak kini masih mencengkram tanah Palestina memang didukung serta diupayakan oleh hak veto dari Amerika. Wajar bila Israel sampai sekarang masih ongkang-ongkang kaki di tanah Palestina sebab negara nomor satu di dunia mendukung penuh apa yang mereka lakukan. Padahal banyak aksi diplomasi dari berbagai negeri muslim demi kedamaian Palestina namun akhirnya menghasilkan resolusi yang mandul.

Ramadan di berbagai negeri memanglah berbeda. Ramadan di Indonesia berlangsung dengan penuh kesakralan, ketenangan dan kemudahan dalam menyambut suka citanya. Namun meski 180 derajat dirundung pilu, warga Palestina tetap khusyu’ dalam melaksanakan ibadah di bulan Ramadan.

Deretan dukungan serta bantuan terus mengalir kepada Palestina, salah satunya dari presiden Iran Hassan Rouhani. Ia menyebutkan “negara-negara muslim untuk mengambil semua langkah yang diperlukan untuk menekan rezim Israel dan mencegah pembantaian warga Palestina”(detik.com). Tak hanya perhatian bantuan pun segera dikirim kepada warga Palestina atas perang yang tak berkesudahan ini.

Lantas apakah bantuan kita sesegera mungkin menyelesaikan konflik mereka? Tentu saja belum, rakyat Palestina sejatinya membutuhkan perisai dan pelindung bagi mereka. Senjata tak bisa dihentikan dengan dialog, Senjata hanya bisa dilawan dengan senjata. Bila militer tak bisa dihentikan dengan diplomasi maka militer hanya bisa dihentikan dengan kekuatan militer yang kuat pula.

Maka apa yang disampaikan oleh Presiden Iran Hassan Rouhani bahwa negeri-negeri muslim haruslah bersatu dalam melangkah menekan rezim dzolim Israel tentulah peryataan itu benar. Kekuasaan otoriter israel yang memerangi mereka hingga sekarang maka yang dibutuhkan rakyat palestina ialah  kekuasaan pula yang akan mengakhiri kedzoliman tersebut. dan tak lain dan tak bukan ialah Kekhilafahan Islam yang dapat menaklukan kedzaliman Israel.

“Sesungguhnya seorang imam adalah perisai, orang-orang berperang dari belakangnya dan menjadikannya pelindung, maka jika ia memerintahkan ketakwaan kepada Allah ‘azza wa jalla dan berlaku adil, baginya terdapat pahala dan jika ia memerintahkan yang selainnya maka ia harus bertanggungjawab atasnya)“ (HR. al-Bukhari, Muslim, an-Nasai dan Ahmad). Waallahu’alam. *

Azrina Fauziah

Aktivis Dakwah dan Member Komunitas Pena Langit

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Latest News
3 Bentuk Kurban Untuk Orang Tua yang Sudah Wafat

3 Bentuk Kurban Untuk Orang Tua yang Sudah Wafat

Jum'at, 19 Jul 2019 15:00

Argentina Bekukan Aset Serta Nyatakan Kelompok Syiah Hizbullah Sebagai Teroris

Argentina Bekukan Aset Serta Nyatakan Kelompok Syiah Hizbullah Sebagai Teroris

Jum'at, 19 Jul 2019 14:10

Grasi Bagi Pedofili, Angin Surga Bagi Pemangsa

Grasi Bagi Pedofili, Angin Surga Bagi Pemangsa

Jum'at, 19 Jul 2019 14:05

Menlu Israel dan Bahrain Adakan Pertemuan Publik Pertama di AS

Menlu Israel dan Bahrain Adakan Pertemuan Publik Pertama di AS

Jum'at, 19 Jul 2019 13:54

Bom di Dekat Universitas Kabul Tewaskan 8 Orang

Bom di Dekat Universitas Kabul Tewaskan 8 Orang

Jum'at, 19 Jul 2019 13:37

Kapal Perang AS Hancurkan Drone Iran di Selat Hormuz

Kapal Perang AS Hancurkan Drone Iran di Selat Hormuz

Jum'at, 19 Jul 2019 13:31

PBB: Booming Kejahatan Transnasional Pengaruhi Destabilisasi di Asia Tenggara

PBB: Booming Kejahatan Transnasional Pengaruhi Destabilisasi di Asia Tenggara

Jum'at, 19 Jul 2019 13:30

Lagi, Menyoal MOS Berujung Maut

Lagi, Menyoal MOS Berujung Maut

Jum'at, 19 Jul 2019 13:02

Tokopedia dan Traveloka Garap Umrah, Biro Haji-Umrah PP Persis: Bisa Merusak Usaha Travel

Tokopedia dan Traveloka Garap Umrah, Biro Haji-Umrah PP Persis: Bisa Merusak Usaha Travel

Jum'at, 19 Jul 2019 09:34

Haedar Nashir: Pemberantasan Korupsi Bagian Amal Shaleh

Haedar Nashir: Pemberantasan Korupsi Bagian Amal Shaleh

Jum'at, 19 Jul 2019 08:17

Bisnis yang Membunuh

Bisnis yang Membunuh

Jum'at, 19 Jul 2019 07:32

Menakar Solusi Pendidikan Lewat Zonasi

Menakar Solusi Pendidikan Lewat Zonasi

Jum'at, 19 Jul 2019 07:20

Jaminan terhadap Kehormatan Perempuan

Jaminan terhadap Kehormatan Perempuan

Jum'at, 19 Jul 2019 06:40

Tanpa Iman, Ilmu Bukan untuk Amal

Tanpa Iman, Ilmu Bukan untuk Amal

Jum'at, 19 Jul 2019 05:45

Mardani: Pejabat Publik Mesti Berakhlak Baik dan Ikuti Aturan yang Berlaku

Mardani: Pejabat Publik Mesti Berakhlak Baik dan Ikuti Aturan yang Berlaku

Jum'at, 19 Jul 2019 04:46

Gegara Salah Ketik ‘Posisi’, Prabowo Tak Jadi Oposisi

Gegara Salah Ketik ‘Posisi’, Prabowo Tak Jadi Oposisi

Jum'at, 19 Jul 2019 03:49

Sepele Makanan

Sepele Makanan

Jum'at, 19 Jul 2019 02:37

Terlibat Bantai Muslim Rohingya, Kepala Militer Myanmar Dilarang Masuk ke AS

Terlibat Bantai Muslim Rohingya, Kepala Militer Myanmar Dilarang Masuk ke AS

Kamis, 18 Jul 2019 22:33

Dua Garis Biru dan Urgensi Pendidikan Seks

Dua Garis Biru dan Urgensi Pendidikan Seks

Kamis, 18 Jul 2019 22:26

Dehumanisasi Warga Suriah Mirip dengan Kampanye Genosida Muslim Bosnia

Dehumanisasi Warga Suriah Mirip dengan Kampanye Genosida Muslim Bosnia

Kamis, 18 Jul 2019 21:18


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X