Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.396 views

Polemik Istilah Kafir, Apa Tujuannya?

Oleh: Arin RM, S. Si*

 

Belakangan kata kafir ramai menjadi bahan perbincangan di dunia nyata ataupun dunia maya. Semua berawal ketika salah satu ormas menyampaikan hasil musyawarah nasionalnya dengan poin rekomendasi komisi-komisi hasil rapat pleno Munas Ulama, salah satunya tidak menyebut kafir kepada nonmuslim (news.detik.com, 01/03/2019).

Padahal jamak diketahui bahwa kafir bukanlah tendensi khusus yang hanya diberlakukan untuk menyebut identitas non-muslim di Indonesia saja. Kendati istilah kafir berasal dari bahasa Arab, namun penggunaannya universal. Berlaku bagi seluruh dunia. Sebab kafir adalah istilah yang dirujuk langsung dari Alquran, firman dzat yang telah menciptakan dunia dan seisinya.

Asal muasal Kāfir memang diambil dari bahasa Arab كافر kāfir (plural كفّار kuffār) yang artinya adalah menutup kebenaran, menolak kebenaran, atau mengetahui kesalahan tapi tetap menjalankannya. Dalam KBBI, kafir adalah orang yang tidak percaya kepada Allah dan rasul-Nya. Dengan demikian, penamaan kafir bukanlah sebuah peyorasi bagi keyakinan tertentu. Tapi kafir adalah bagian dari istilah Islam yang menjadi salah satu kekayaan ajaran Islam.

Adapun penyematan aneka predikat kafir ke dalam kafir dzimmi dan kafir harbi adalah istilah kenegaraan yang dipraktekkan tatkala negara Islam ada. Pada waktu Islam eksis dalam pengayoman negara, maka bagi kaum kafir yang menjadi bagian warga negara Islam diberikan sebutan kafir dzimmi. Mereka non-muslim yang dari sisi perlakuan warga negara, jaminan keamanan, dan pelayanan publik lainnya mendapatkan persamaan dengan kaum muslim. Hanya saja dari sisi keyakinan aqidah, mereka diberikan kebebasan tetap pada keyakinannya, asalkan mau patuh di bawah kepemimpinan Islam.

Sedangkan kafir harbi adalah kaum kafir yang posisinya memusuhi bahkan memerangi negara Islam. Pada mereka inilah perlakuan tegas diberlakukan, sesuai dengan bentuk permusuhan yang mereka kobarkan. Dan perlakuan demikian telah dicontohkan sejak zaman negara Islam Madinah ada. Sebagai kepala negara, Rasulullah saat itu memberikan jaminan keamanan bagi Yahudi dan kaum musyrikin di dalam Madinah tersebab posisi mereka sebagai kafir dzimmi. Adil dan mengayomi untuk mereka. Namun, terhadap kafir Quraisy yang nyata permusuhannya, maka Rasulullah menanggapinya dengan peperangan.

Pada konteks saat ini, tatkala Islam tidak diterapkan dalam skala negara, penyematan kafir dzimmi ataupun harbi memang tidak setegas dahulu. Namun yang harus dicatat bahwa kendati dulu kafir dzimmi diperlakukan baik sebagai warga negara, mereka tidak diberikan jabatan kepemimpinan. Sebab Alquran tegas melarangnya dalam Almaidah ayat 51.

Agaknya belajar dari kasus penghinaan Alquran 2016 silam, terminologi kafir ini hendak dihapuskan dalam dunia kepemimpinan saat ini. Mengapa? Tahun itu terbukti bahwa kesetiaan muslim pada dawuh Alquran untuk tidak memilih pemimpin kafir, berhasil menggagalkan upaya non-muslim maju berkuasa. Dan sangat mungkin tak hendak kejadian sama terulang kembali, ada sejumlah pihak meminjam baju dari organisasi Islam untuk melumpuhkan ketaatan muslim pada Alquran.

Awalnya opini digiring bahwa kafir tidak perlu disebutkan. Semakin ke sini mereka akan tegas melarang penggunaan kata kafir. Sehingga nanti ujungnya tidak masalah siapa saja berkuasa, muslim ataupun kafir. Muara inilah sejatinya yang perlu menjadi perhatian khusus bersama. Bahwa negeri mayoritas muslim ini layaknya memang menggunakan aturan yang diyakini oleh mayoritas penduduknya sebagai aturan yang berlaku dalam kehidupan berbangsa dan bernegaranya.

Namun fakta yang terjadi justru sebaliknya. Atas nama toleransi justru mayoritas harus mengalah mengikuti aturan nasional yang sebenarnya bersumber dari keyakinan minoritas. Muslim sudah mengalah penanaman hari pertama setiap pekan bukan Ahad dan penanaman bulan bukan sistem Hijriyah. Muslim pun harus oke-oke saja menjalankan ekonomi bukan dari sistem syariah. Muslim pun biasa saja ketika aturan lainnya termasuk hukum masih menggunakan warisan penjajah.

Mayoritas yang mengalah ini masihlah dirasa kurang. Sebab sangat mungkin yang diinginkan adalah lenyap nuansa Islam dari kehidupan, terlebih urusan politik. Sehingga jauh-jauh hari segala upaya dilancarkan agar Islam tidak masuk entitas politik dan sebaliknya. Sungguh sangat benarlah firman Allah yang termaktub dalam Albaqarah ayat 20 yang artinya: "Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti millah mereka...." Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

*Penulis adalah Pemerhati Media Sosial, Pegiat TSC.

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan yang penuh berkah ini Infaq Dakwah Center memberikan santunan kepada anak-anak yatim dhuafa. Kegiatan ini digelar bertepatan dengan acara buka bersama anak yatim dhuafa yang diadakan...

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

Alhamdulillah, Relawan IDC telah memulai distribusi Program Tebar Kurma Semarak Ramadhan 1440 H....

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Latest News
Tiket Pesawat Mahal, Maskapai Asing Siap Mengawal

Tiket Pesawat Mahal, Maskapai Asing Siap Mengawal

Selasa, 18 Jun 2019 08:50

Ketika Hehamahua Sudah Teriak Moral, Dimana Tokoh Yang Lain?

Ketika Hehamahua Sudah Teriak Moral, Dimana Tokoh Yang Lain?

Selasa, 18 Jun 2019 08:16

Diisukan Dapat Tawaran Jabatan Menteri, Sandiaga: Jangan Hiraukan Rumor

Diisukan Dapat Tawaran Jabatan Menteri, Sandiaga: Jangan Hiraukan Rumor

Selasa, 18 Jun 2019 07:47

Suka Membaca Ramalan Zodiak di Majalah

Suka Membaca Ramalan Zodiak di Majalah

Selasa, 18 Jun 2019 07:36

Ketika Mursi Meninggal, Harapan Mesir untuk Kebebasan Mati Bersamanya

Ketika Mursi Meninggal, Harapan Mesir untuk Kebebasan Mati Bersamanya

Selasa, 18 Jun 2019 07:28

Dunia Bereaksi Terhadap Meninggalnya Muhammad Mursi

Dunia Bereaksi Terhadap Meninggalnya Muhammad Mursi

Selasa, 18 Jun 2019 07:15

Nasib Pembangunan Infrastruktur

Nasib Pembangunan Infrastruktur

Selasa, 18 Jun 2019 06:46

Ikhwan Sebut Wafatnya Mursi Sebagai Pembunuhan Terencana

Ikhwan Sebut Wafatnya Mursi Sebagai Pembunuhan Terencana

Selasa, 18 Jun 2019 06:39

Sebut Mursi Pahlawan Sejati, Jamat e Islami akan Gelar Shalat Ghaib di Seluruh Pakistan

Sebut Mursi Pahlawan Sejati, Jamat e Islami akan Gelar Shalat Ghaib di Seluruh Pakistan

Selasa, 18 Jun 2019 06:32

Para Petinggi Turki Ucapkan Bela Sungkawa atas Meninggalnya Mursi

Para Petinggi Turki Ucapkan Bela Sungkawa atas Meninggalnya Mursi

Selasa, 18 Jun 2019 06:24

Erdogan Sebut Mursi Meninggal Sebagai Syuhada

Erdogan Sebut Mursi Meninggal Sebagai Syuhada

Selasa, 18 Jun 2019 06:16

Mantan Presiden Mesir Muhammad Mursi Meninggal Dunia

Mantan Presiden Mesir Muhammad Mursi Meninggal Dunia

Selasa, 18 Jun 2019 06:05

Mudahnya Membeli Rokok Membuat Anak Jadi Perokok

Mudahnya Membeli Rokok Membuat Anak Jadi Perokok

Selasa, 18 Jun 2019 05:55

Busana Cermin Takwa

Busana Cermin Takwa

Senin, 17 Jun 2019 23:57

Sepenggal Kisah Keutamaan Ali bin Abi Thalib

Sepenggal Kisah Keutamaan Ali bin Abi Thalib

Senin, 17 Jun 2019 22:42

Warga Palestina di Gaza Terima Bantuan Keuangan Baru dari Qatar

Warga Palestina di Gaza Terima Bantuan Keuangan Baru dari Qatar

Senin, 17 Jun 2019 22:30

Bloger Pakistan Dibunuh karena Berbicara Menentang Proyek Ekspansionisme Syi'ah Iran

Bloger Pakistan Dibunuh karena Berbicara Menentang Proyek Ekspansionisme Syi'ah Iran

Senin, 17 Jun 2019 22:04

OBOR: Jebakan Cina Mendigdaya Perekonomian Dunia

OBOR: Jebakan Cina Mendigdaya Perekonomian Dunia

Senin, 17 Jun 2019 21:39

Prabowo dan Kiblat Bangsa

Prabowo dan Kiblat Bangsa

Senin, 17 Jun 2019 20:56

MK Bukan Final

MK Bukan Final

Senin, 17 Jun 2019 20:53


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Selasa, 18/06/2019 07:36

Suka Membaca Ramalan Zodiak di Majalah