Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.546 views

Prostitusi Tiada Henti, Adakah Solusi?

Oleh: Yauma Bunga Yusyananda*

Beberapa hari ini, banyak berita membawa nama artis terkenal yang diduga masuk jaringan prostitusi. Tahun 2014 yang lalu, berita yang sama mencuat dengan nama artis yang tidak asing didengar masyarakat. Sebut saja inisialnya NM. Namun sangat disayangkan ketika masyarakat hanya fokus pada aib manusianya, dan bukan menjadikan kondisi ini untuk mencari yang harus dibahas.

Dalam sejarahnya prostitusi di Indonesia sudah ada sejak era penjajahan. Indonesia memiliki titik-titik sentral prostitusi dan menjadi bisnis lokalisasi terbesar di Asia Tenggara. Sebut saja Kalijodo, Dolly, Saritem hingga Alexis yang semuanya itu oleh pemerintah ditindaklanjuti dan sudah ditutup. Kini, tempat-tempat tersebut telah berubah wajahnya menjadi ruang terbuka untuk masyarakat atau tidak beroperasi lagi.

Masih banyak yang kita tidak tahu tentang bisnis lokalisasi prostitusi ini. Nyatanya, Indonesia saat ini merupakan negara yang memiliki banyak titik prostitusi atau lokalisasi yang tersebar di berbagai kota. Berdasarkan berita di metrotvnews.com, ada sebanyak 168 titik lokalisasi dengan 30 ribu pekerja. Di tahun ini saja, pemerintah mencanangkan program agar tahun 2019 menjadi tahun Indonesia bebas lokalisasi prostitusi (metrotvnews.com). Kenyataannya, di awal tahun 2019 ini, kasus-kasus semakin mencuat dan kontroversial.

Gerak cepat pemerintah menangani kasus lokalisasi prostitusi ini memang perkara yang tidak mudah. Selain tuntutan ekonomi, ada tekanan dari pengaruh gaya hidup para pelakunya yang sangat bebas serta memiliki kerangka berpikir untuk mendapatkan uang secara cepat. Dan lagi, ada pemikiran seorang praktisi perpajakan yang sangat kontradiktif ketika menjadikan prostitusi sebagai bisnis untuk pemasukan pendapatan negara. Beliau mengatakan kalau prostitusi dijadikan aspek perpajakan maka keuntungannya hingga 30 persen. Dan parahnya lagi, beliau menyarankan bahwa petugas pajak seharusnya bisa fokus untuk mencari penerimaan negara yang bersumber dari apapun yang dikenakan pajak.

Sungguh ironis, jika perkataan praktisi tersebut diindahkan oleh aparat negara. Kita semua mengetahui bahwa Indonesia merupakan negara yang mayoritasnya adalah kaum muslim. Seharusnya, negeri ini tidak mengambil apapun yang menguntungkan negara dari hal yang sangat bertentangan dengan adab dan moral Islam.

Dengan terungkapnya kasus-kasus prostitusi sendiri seharusnya Indonesia malu, karena masih membebaskan para rakyatnya berbuat amoral yang bertentangan dengan nilai-nilai negerinya sendiri. Selain itu, konten-konten yang memuat tentang pornografi pun bisa jadi pemicu bagi para masyarakat untuk memenuhi hasratnya dan datang ke tempat-tempat lokalisasi.

Prostitusi ini bukan barang baru. Seharusnya aktivitas ini bisa dihilangkan, jika semua mau bekerja sama untuk menjadikan negeri ini lebih baik dan taat aturan baik secara hukum maupun adab. Hal ini bisa dimulai dari menutup konten-konten tidak pantas di media dan berhenti untuk memiliki gaya hidup yang hedonis. Pemerintah wajib menyediakan lapangan pekerjaan seluas-luasnya untuk kebutuhan masyarakat sebagai salah solusi selain prostitusi.

Di dalam Islam yang seharusnya menjadi pandangan hidup mayoritas masyarakat Indonesia, perempuan sejatinya bukan menjadi bahan eksploitasi atau seringnya dipekerjakan. Itu merupakan penghinaan dan sangat merendahkan harga diri perempuan. Perempuan merupakan sosok yang seharusnya dilindungi serta dijaga.

Perempuan yang baik akan mampu memainkan perannya sebagai istri yang taat, sebagai penyejuk mata di dalam rumah dan penyelamat dari api neraka jika ia merupakan anak yang shalihah bagi kedua orangtuanya. Islam bukan ingin mengekang keberadaan perempuan di muka bumi. Namun Islam menjaga perempuan agar generasi selanjutnya terjaga juga. Islam menjaganya dengan aturan, karena jika Islam yang menjadi pandangan hidup manusia, hasrat-hasrat seksualitas ataupun potensi ke arah itu akan diatur.

Tidak ada namanya lokalisasi prostitusi. Karena dengan terus mempertahankan kemaksiatan, baik pelaku, penyedia atau yang mengelola termasuk pun negara yang menyediakan ikut menanggung dosa. Teguran apalagi yang ingin manusia datangkan dari Allah, apakah hingga menunggu adzab yang pedih secara langsung?

Sudah sangat jelas, bahwa pengaturan hidup sebaiknya dikembalikan lagi kepada aturan dari Sang Pencipta yakni Islam. Karena aturan yang dibuat oleh manusia hanya berdasarkan dari perasaannya saja yang dirasa seolah benar, namun mengambil keuntungan secara semu dan mampu membinasakan yang lain. Sehingga terjadi kerusakan dalam segala aspek kehidupan ketika manusia tidak kembali kepada aturan Allah SWT. Wallohu’alam bi ash shawab. (rf/voa-islam.com)

*Penulis adalah mahasiswa UPI

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Latest News
Aroma Busuk Industri Game Online

Aroma Busuk Industri Game Online

Kamis, 25 Apr 2019 01:00

Al-junnah, Penjaga Nyawa Manusia

Al-junnah, Penjaga Nyawa Manusia

Kamis, 25 Apr 2019 00:31

Nasi Padang dan Orang-orang Minang

Nasi Padang dan Orang-orang Minang

Rabu, 24 Apr 2019 23:25

Penyelidikan Sudan Temukan 315 juta riyal Saudi di Rekening Bank Mantan Presiden Omar Al-Bashir

Penyelidikan Sudan Temukan 315 juta riyal Saudi di Rekening Bank Mantan Presiden Omar Al-Bashir

Rabu, 24 Apr 2019 22:45

Pembantaian di Masjid Selandia Baru dan Pemboman di Sri Lanka 'Tidak Terkait'

Pembantaian di Masjid Selandia Baru dan Pemboman di Sri Lanka 'Tidak Terkait'

Rabu, 24 Apr 2019 22:00

Logo Ikhwan Jadi Simbol Terlarang di Austria, Ada Apa?

Logo Ikhwan Jadi Simbol Terlarang di Austria, Ada Apa?

Rabu, 24 Apr 2019 21:49

Polisi Sri Lanka Tangkap Lagi 18 Orang Terkait Pemboman di Hotel dan Gereja

Polisi Sri Lanka Tangkap Lagi 18 Orang Terkait Pemboman di Hotel dan Gereja

Rabu, 24 Apr 2019 21:15

HTS Lancarkan Serangan Balasan ke Posisi Rezim Teroris Assad di Kota Aleppo

HTS Lancarkan Serangan Balasan ke Posisi Rezim Teroris Assad di Kota Aleppo

Rabu, 24 Apr 2019 19:38

Erwin Aksa Klaim Prabowo-Sandi Unggul Telak di Sejumlah Daerah

Erwin Aksa Klaim Prabowo-Sandi Unggul Telak di Sejumlah Daerah

Rabu, 24 Apr 2019 19:34

Anies Bebaskan Rumah Para Pejuang dari PBB

Anies Bebaskan Rumah Para Pejuang dari PBB

Rabu, 24 Apr 2019 19:29

Kisah Saksi PKS Selamatkan Suara PSI

Kisah Saksi PKS Selamatkan Suara PSI

Rabu, 24 Apr 2019 19:22

PBB: Pasukan Afghanistan Tewaskan Ratusan Warga Sipil

PBB: Pasukan Afghanistan Tewaskan Ratusan Warga Sipil

Rabu, 24 Apr 2019 18:57

Ledakan Tewaskan 11 Warga Sipil di Idlib Suriah

Ledakan Tewaskan 11 Warga Sipil di Idlib Suriah

Rabu, 24 Apr 2019 18:53

Israel Kembali Tangkap 5 Warga Palestina di Tepi Barat

Israel Kembali Tangkap 5 Warga Palestina di Tepi Barat

Rabu, 24 Apr 2019 18:38

Menantu Donald Trump Sebut 'Kesepakatan Abad Ini' Akan Dipresentasikan Akhir Ramadhan

Menantu Donald Trump Sebut 'Kesepakatan Abad Ini' Akan Dipresentasikan Akhir Ramadhan

Rabu, 24 Apr 2019 18:37

Korban Tewas Akibat Pemboman di Sri Lanka Naik Menjadi 359 Orang

Korban Tewas Akibat Pemboman di Sri Lanka Naik Menjadi 359 Orang

Rabu, 24 Apr 2019 18:33

PKS Olah Limbah Kampanye Jadi Produk Kreatif Bermanfaat

PKS Olah Limbah Kampanye Jadi Produk Kreatif Bermanfaat

Rabu, 24 Apr 2019 18:22

Ketika Kejujuran Dianggap Kobarkan Perang Saudara

Ketika Kejujuran Dianggap Kobarkan Perang Saudara

Rabu, 24 Apr 2019 18:01

Gubernur Anies Salurkan Bantuan Rp291 Miliar untuk Lansia

Gubernur Anies Salurkan Bantuan Rp291 Miliar untuk Lansia

Rabu, 24 Apr 2019 17:40

Wasekjen MUI Pusat: Polisi Mau Menembak Siapa?

Wasekjen MUI Pusat: Polisi Mau Menembak Siapa?

Rabu, 24 Apr 2019 17:31


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X