Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
31.493 views

Suka Anaknya Wafat Duluan, Inilah Alasan Umar bin Abdul Aziz

Oleh: Badrul Tamam

Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam.  Shalawat dan salam atas Rasulillah –Shallallahu 'Alaihi Wasallam-, keluarga dan para sahabatnya.

Meninggal dunia sudah menjadi ketetapan atas setiap insan. Hanya saja waktu,  tempat, dan sebab tidak ada yang mengetahuinya. Secara hitungan manusia dan berdasar kebiasaan, orang tua lebih dekat ajalnya daripada anaknya. Yang berusia tua lebih ‘cepat’ metinya daripada yang muda. Namun sering terjadi juga, yang usianya lebih muda meninggal lebih awal dari yang tua; seorang anak wafat sebelum bapaknya.

Terkait ‘harapan’ kematian kami temukan kisah yng cukup unik dan menarik dari Umar bin Abdul Aziz yang suka jika anaknya meninggal lebih dahulu dari dirinya. Bukan karena beliau tidak cinta dan sayang kepada buah hatinya. Bahkan beliau sangat cinta dan menyayangi kepada keturunannya itu.

Umar bin Abdul Aziz Radhiyallahu 'Anhu  berkata kepada putranya yang bernama Abdul Malik,

يا بني، والله إني لأحب أن تموت قبلي لأحتسبك

Wahai putraku, demi Allah sungguh aku senang –kalau- engkau meninggal sebelum diriku agar aku berharap pahala atas kepergianmu.

Anaknya menjawab,

والله ما بي كراهة لما تحب يا أبت

Demi Allah, wahai Bapakku, aku tidak membenci apa yang engkau sukai itu.

Ternyata tujuannya agar dirinya berkesempatan untuk bersabar dan berharap pahala atas kepergian anaknya yang pasti membuat sedih dirinya. Pastinya, supaya dirinya memperoleh apa yang Allah janjikan dalam hadits Qudsi; yaitu surga.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda,

يقول الله تعالى: ما لعبدي المؤمن عندي جزاء إذا قبضت صفيه من أهل الدنيا ثم احتسبه إلا الجنة

Allah Ta’ala berfirman: tidaklah ada balasan dari-Ku untuk hamba-Ku yang apabila aku ambil (wafatkan) kekasihnya dari penduduk dunia lalu ia bersabar dan berharap pahala melainkan surga.” (HR. Al-Bukhari)

Imam al-Nawawi rahimahullah menyebutkan hadits ini di dalam kitab monumentalnya “Riyadh al-Shalihin” pada bab “Al-Sabru”. Dan petunjuk dari hadits qudsi ini sangat jelas bahwa orang yang kehilangan orang dikasihinya –pasangan atau keturunan- merasakan kesedihan yang luar biasa. Saat itu, jika ia bisa mengembalikan urusan kepada Allah dengan bersabar dan berharap pahala maka ia benar-benar beriman.

Banyak orang saat kehilangan anaknya hilang kewarasannya sehingga stres karena tidak kuat menahan kesedihan. Ada pula yang nekat melakukan sesuatu yang tidak semestinya seperti meratapi, marah kepada Allah dan membenci takdir-Nya, dan bentuk ucapan dan perbuatan buruk lainnya. Wal’iyadhu billah.

Kehilangan orang yang sangat dicintai dan disayangi -seperti pasangan kekasih, anak atau cucu- menjadi musibah yang sangat besar. Pastinya, kesedihan dan duka memenuhi dada. Apabila seorang muslim mampu mengumpulkan sifat sabar dalam dirinya maka Allah janjikan surga untuknya.

Kesadaran akan pahala besar di sisi Allah atas musibah semacam ini yang sangat besar membuat mereka berangan-angan memperolehnya. Di mana besarnya pahala dan tingginya derajat karena kesabaran atasnya, hampir-hampir, tidak bisa diraih dengan shalat, puasa, dan ibadah di waktu malam.

Siapa yang mendapati musibah ini hendaknya ia memperkuat kesabaran dan benar-benar berharap pahala kepada Allah atasnya. Dengan ini akan dihapuskan kesalahannya, diangkat derajatnya, dan mendapat pahala tanpa batas sehingga ia memperoleh keuntungan besar di sisi Allah.

Namun, jika seseorang memiliki anak shalih yang masih hidup sesudahnya, ia pun berkesempatan mendapat pahala yang mengalir untuknya dan memperoleh keutamaan melalui istighfar mereka.

jika seseorang memiliki anak shalih yang masih hidup sesudahnya, ia pun berkesempatan mendapat pahala yang mengalir untuknya dan memperoleh keutamaan melalui istighfar mereka.

Kita berharap kepada Allah sesuatu yang mendorong kita untuk bersyukur dan mempersiapkan diri untuk bersabar atas ketetapan takdir yang ‘menyedihkan’ sebagai ujian atas kita. Wallahu a’lam. [PurWD/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Aqidah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Mengaku Taqwa Jangan Pelit Meminta dan Memberi Maaf

Mengaku Taqwa Jangan Pelit Meminta dan Memberi Maaf

Senin, 23 May 2022 15:00

Orang Bersenjata Tembak Mati Seorang Kolonel Pasukan Elit Iran Di Teheran

Orang Bersenjata Tembak Mati Seorang Kolonel Pasukan Elit Iran Di Teheran

Senin, 23 May 2022 14:45

PKS Protes Keras Pengibaran Bendera LGBT di Kedubes Inggris di Jakarta

PKS Protes Keras Pengibaran Bendera LGBT di Kedubes Inggris di Jakarta

Senin, 23 May 2022 05:08

Di Silaturahim MUI, Kiai Zulfa Ingatkan Bahaya Youtuber yang Berfatwa Secara Asal

Di Silaturahim MUI, Kiai Zulfa Ingatkan Bahaya Youtuber yang Berfatwa Secara Asal

Ahad, 22 May 2022 23:37

Di Markas Besar PBB, Utusan Pemuda Persis Ghazi Bahas Peran Fikih Islam untuk Pelestarian Lingkunga

Di Markas Besar PBB, Utusan Pemuda Persis Ghazi Bahas Peran Fikih Islam untuk Pelestarian Lingkunga

Ahad, 22 May 2022 23:15

Militer Yordania: Empat Orang Tewas Dalam Upaya Penyeludupan Narkoba Dari Suriah

Militer Yordania: Empat Orang Tewas Dalam Upaya Penyeludupan Narkoba Dari Suriah

Ahad, 22 May 2022 21:10

Seorang Pria Ditangkap Di Maroko Karena Mengaku Sebagai 'Imam Mahdi'

Seorang Pria Ditangkap Di Maroko Karena Mengaku Sebagai 'Imam Mahdi'

Ahad, 22 May 2022 20:46

Israel Bocorkan Jutaan Data Biometrik Ke 'Badan Misterius'

Israel Bocorkan Jutaan Data Biometrik Ke 'Badan Misterius'

Ahad, 22 May 2022 20:17

Ini Penjelasan Fatwa MUI Terkait LGBT

Ini Penjelasan Fatwa MUI Terkait LGBT

Ahad, 22 May 2022 15:05

6 Hari Shaum Syawwal dan Taqwa kita

6 Hari Shaum Syawwal dan Taqwa kita

Ahad, 22 May 2022 15:00

Ketua MUI: Sholat Jamaah Buka Masker Asalkan Kondisi Sehat

Ketua MUI: Sholat Jamaah Buka Masker Asalkan Kondisi Sehat

Ahad, 22 May 2022 14:43

Perdana di Jawa Barat, PW PERSIS Jabar Gelar Olimpiade Sains dan Baca Kitab

Perdana di Jawa Barat, PW PERSIS Jabar Gelar Olimpiade Sains dan Baca Kitab

Ahad, 22 May 2022 13:35

Selenggarakan Musker I, PERSISTRI Jabar Fokus Konsolidasi Interna

Selenggarakan Musker I, PERSISTRI Jabar Fokus Konsolidasi Interna

Ahad, 22 May 2022 13:20

Singapura Dipersoalkan pada Penolakan terhadap UAS

Singapura Dipersoalkan pada Penolakan terhadap UAS

Ahad, 22 May 2022 13:00

Esok Menggema Teriakan: Ganyang Singapura

Esok Menggema Teriakan: Ganyang Singapura

Ahad, 22 May 2022 12:45

Selamatkan Generasi dari Virus Kaum Pelangi

Selamatkan Generasi dari Virus Kaum Pelangi

Ahad, 22 May 2022 10:32

Europol: SoundCloud Hapus Ribuan Nasyid, Khotbah Dan Propaganda Jihadis

Europol: SoundCloud Hapus Ribuan Nasyid, Khotbah Dan Propaganda Jihadis

Sabtu, 21 May 2022 20:29

Bentengi Diri dari Fenomena Jatah Mantan

Bentengi Diri dari Fenomena Jatah Mantan

Sabtu, 21 May 2022 17:14

Masa Depan Indonesia dalam Cengkeraman Kapitalisme (AS)

Masa Depan Indonesia dalam Cengkeraman Kapitalisme (AS)

Jum'at, 20 May 2022 17:09

Israel Tidak Akan Selidiki Kematian Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh

Israel Tidak Akan Selidiki Kematian Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh

Jum'at, 20 May 2022 16:30


MUI

Must Read!
X